Polisi sebut kondisi korban penculikan masih kritis

id garut,polres garut,penculikan,pemkab garut

Polisi sebut kondisi korban penculikan masih kritis

Polisi membawa pelaku penculikan di Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut. (ANTARA/HO-Polres Garut)

Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menyampaikan kondisi tukang cireng yang menjadi korban penculikan komplotan geng motor di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih dalam kondisi kritis karena mengalami penganiayaan.

"Kondisi korban saat ditemukan tidak sadarkan diri, dan mendengkur, dikira mati, dan langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin saat menyampaikan pengembangan kasus penculikan di Garut, Rabu.

Ia menuturkan Irpan (20) warga Kecamatan Cikajang adalah korban penculikan yang dilakukan oleh komplotan berjumlah empat orang, satu di antaranya perempuan, di wilayah Cikajang pada Senin (8/9) sore.

Tim gabungan kepolisian, kata dia, berhasil menemukan keberadaan korban, dan juga pelakunya yang ternyata dibawa ke daerah Kota Cimahi dengan kondisi korban cukup mengenaskan di dalam mobil pelaku.

"Saat kami menemukan keberadaan pelaku, ternyata korban belum dikeluarkan, masih berada di dalam mobil yang kondisinya luka lebam dan berdarah," katanya.

Ia menyampaikan melihat kondisi korban cukup parah dan tidak bisa diajak bicara, akhirnya petugas membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisi terbaru saat ini, kata dia, korban masih belum sepenuhnya pulih, dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut atas kejadian penculikan dan kekerasan yang menimpanya.

"Korban masih dirawat, belum bisa dimintai keterangan, karena memang kondisinya parah," katanya.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.