Jakarta (ANTARA) - Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Dr Hans Kwee memproyeksikan harga emas di tingkat global dapat menembus level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ons atau sekitar Rp168,38 juta (kurs Jisdor Rp16.838 per dolar AS) dalam empat tahun mendatang atau 2030.
“Emas itu 2030 diperkirakan masuk ke 10.000 dolar AS per troy ons, tapi ini masih empat tahun lagi dari sekarang. Tapi tahun ini saja targetnya 5.400 (dolar AS per troy ons) emas,” ujar Hans Kwee dalam acara “Edukasi Wartawan terkait Arah IHSG di Tengah Tensi Geopolitik dan Potensi Bubble AI” di Jakarta, Jumat.
Hans Kwee menjelaskan lonjakan harga emas global akan didorong oleh berbagai sentimen, di antaranya perekonomian global yang melemah, kebijakan moneter yang akomodatif, dan risiko geopolitik yang tinggi.
Selain itu, lanjutnya, pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral, meningkatnya ekspektasi penurunan nilai dolar AS, serta meningkatnya permintaan dari sektor swasta.
“Jadi orang rame-rame beli emas,” ujar Hans Kwee.
Ekonom proyeksikan harga emas dunia tembus ratusan juta rupiah di 2030
Arsip foto - Petugas menata emas batangan di butik emas logam mulia ANTAM Setia Budi, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
