Palembang (ANTARA) - Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan di Kota Palembang dikelilingi pagar kawat berduri yang dipasang petugas menjelang aksi unjuk rasa mahasiswa pada pukul 13.00 WIB, Senin.
Berdasarkan pantauan ANTARA, pada pukul 09:00 WIB, suasana arus lalu lintas di kawasan tersebut masih normal tanpa adanya kemacetan dan belum ada keramaian.
Berdasarkan informasi yang tersebar di grup WhatsApp dan media sosial diketahui bahwa para mahasiswa dari gabungan BEM se-Sumatera Selatan akan menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada pukul 13.00 WIB.
Aparat gabungan terus bersiaga di lokasi tersebut.
Sejak semalam, aparat Polda Sumsel dan Kodam II Sriwijaya melakukan patroli skala besar mengelilingi Kota Palembang.
Aksi unjuk rasa di Palembang berkaitan dengan isu kenaikan gaji anggota DPR RI ini, sempat direncanakan pada Jumat (29/8/2025). Namun aksi itu ditunda untuk diselenggarakan hari ini.
Sementara aksi damai dan penggalangan donasi untuk Alm Affan yakni ojek online yang tewas dilindas kendaraan Rantis Brimob di Jakarta, telah dilakukan oleh Asosiasi Driver Ojek Online Sumatera Selatan pada Sabtu (30/8/2025).
Sementara itu, kondisi Kantor Ditlantas Polda Sumsel terpantau sudah dibersihkan pasca dirusak oleh perusuh pada Minggu dini hari. Puing kendaraan dinas seperti mobil dan motor yang terbakar oleh perusuh sudah tidak ada lagi di halaman kantor tersebut.
Kemudian, empat pos Satlnatas yang dirusak oleh perusuh, yaitu pos polisi Simpang Lima DPRD Sumsel, pos polisi di bawah Flyover Simpang Polda Sumsel, pos polisi Flyover Sekip, dan pos polisi juga sudah dibersihkan, tapi belum diperbaiki.
