"Kawasan kampung budi daya demplot ikan gabus bertujuan sebagai opsi bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan selain berkebun," kata dia.Di kawasan kampung budi daya ini juga, lanjut dia, tidak hanya memelihara ikan, namun ada alat untuk pengolahan ikan gabus yang diekstrak menjadi albumin.
"Alat pengolahan daging ikan gabus menjadi abon sehingga memiliki nilai lebih tinggi dan mewujudkan kemandirian pangan juga mengatasi persoalan kemiskinan dan stunting,’’ ujarnya.
Sementara, Ketua Pokdakan Lubuk Raja Agus Sutikno mengatakan bahwa sampai saat ini budi daya ikan di desa setempat masih tetap eksis.
Bahkan, sudah ada yang panen raya dari budi daya ikan lele dari kolam bioflog dengan hasil sekitar 700-800 kilogram.
‘’Dari hasil panen ikan lele tersebut ada sebagian yang diolah menjadi salai. Selain ikan lele, ada juga budidaya ikan gabus. Para pembudidaya di Desa Martajaya masih melakukan proses pembibitan ikan gabus di kolam tanah," ujar dia.
Baca juga: Kodim 0403 tingkatkan ketahanan pangan lewat budi daya ikan gabus
