Pemkab OKU Timur salurkan bantuan untuk korban banjir di lima desa Kecamatan Belitang III

id Bantuan logistik, bencana alam, korban banjir, dapur umum, BPBD OKU Timur

Pemkab OKU Timur salurkan bantuan untuk korban banjir di lima desa Kecamatan Belitang III

Korban banjir di OKU Timur menerima bantuan logistik. ANTARA/Edo Purmana

Martapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di lima desa di Kecamatan Belitang III guna meringankan kebutuhan pokok sehari-hari.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur, Bambang Irawan di Martapura, Sumsel, Jumat, mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pada Rabu (7/1) malam hingga Kamis (8/1) pagi menyebabkan banjir hingga merendam 73 unit rumah warga di lima desa di Kecamatan Belitang III.

Adapun lima desa yang dilanda banjir meliputi Desa Nusa Jaya, Nusa Bali, Desa Ringin, Karangsari dan Desa Nusa Tenggara.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun bencana alam mengganggu aktivitas masyarakat karena air banjir masuk ke rumah warga dengan ketinggian air 30 centimeter hingga 1,5 meter.

"Untuk meringankan beban korban terdampak banjir kami menyalurkan bantuan logistik yang bersumber dari Pemkab OKU Timur, Gubernur Sumsel dan Polres OKU Timur," katanya.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi 300 paket sembako, 40 nasi bungkus, dan 500 porsi makanan siap saji dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di OKU Timur.

Selain itu, Pemkab OKU Timur juga mendirikan posko kesehatan, dapur umum dan tenda logistik guna memenuhi kebutuhan harian warga yang terdampak bencana alam.

"Saat ini kondisi wilayah terdampak banjir dilaporkan berangsur kondusif. Air mulai surut, jalan yang terendam sudah dapat dilalui kendaraan dan warga telah mendapatkan bantuan serta pendampingan dari petugas di lapangan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia kembali mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan supaya bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.