
TP PKK Palembang meluncurkan layanan imunicare

Palembang (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang, Sumatera Selatan bersama Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) meluncurkan layanan vaksinasi terpadu "Imunicare" untuk memperkuat cakupan imunisasi lintas usia di Kota Palembang, Kamis (23/4).
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa usai kegiatan launching di RSMH Palembang, Kamis, mengatakan langkah preventif ini diambil sebagai respons terhadap dinamika kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), khususnya campak.
"Juga agar mempermudah akses masyarakat terhadap vaksinasi mulai dari anak-anak hingga dewasa di fasilitas kesehatan tingkat lanjut," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tersedianya fasilitas yang memadai harus dibarengi dengan literasi masyarakat yang kuat agar cakupan vaksinasi dapat mencapai target maksimal.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Apriana, memaparkan data epidemiologi terkait kasus campak di wilayah tersebut.
Menurutnya, meski sempat terjadi lonjakan signifikan pada awal tahun (pekan epidemiologi ke-9), intervensi imunisasi masif telah berhasil menurunkan tren kasus.
"Saat ini trennya mulai melandai. Kami terus menggencarkan imunisasi rutin serta imunisasi kejar (catch-up immunization) bagi balita usia 9 hingga 59 bulan untuk memastikan terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Layanan Operasional RSMH Palembang, Rahmadian, menjelaskan imunicare mengusung paradigma baru dalam dunia vaksinasi.
Ia menegaskan bahwa vaksin kini bukan lagi kebutuhan eksklusif anak-anak di Posyandu, melainkan juga kebutuhan krusial bagi orang dewasa dan kelompok berisiko.
"Orang dewasa juga membutuhkan proteksi seperti vaksin influenza atau hepatitis. Oleh karena itu, kami juga merangkul komunitas pasien, mulai dari penyintas kanker payudara hingga pasien hemodialisis, untuk memastikan mereka mendapatkan perlindungan tambahan melalui vaksinasi," katanya.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
