
Pemkab OKU Timur salurkan bantuan nutrisi untuk pasien TBC di empat Puskesmas

Martapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan memberikan bantuan makanan tambahan untuk pasien penyakit Tuberculosis (TBC) di empat puskesmas di wilayah setempat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur, Umaidah Kosim di Martapura, Sumsel, Selasa mengatakan pemberian makanan tambahan (PMT) menyasar pada pasien TBC di empat puskesmas di wilayah setempat.
Empat puskesmas yang menangani pasien TBC tersebut meliput Puskesmas Pemetung Basuki, Puskesmas Sukaraja, Puskesmas Muncak Kabau, dan Puskesmas Rawabening.
"Ada sebanyak tujuh pasien TBC yang menjalani pengobatan di empat puskesmas tersebut," katanya.
Adapun bantuan yang diberikan berupa susu dan paket sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah setempat terhadap pasien yang sedang menjalani pengobatan.
Setiap pasien mendapat bantuan tiga paket sembako untuk alokasi selama tiga bulan periode Februari-April 2026.
Dia menambahkan, penyebaran tuberkulosis dapat ditekan melalui skrining dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada orang yang kontak erat dengan pasien TBC serta kelompok risiko lainnya yang masuk dalam kategori orang dengan Infeksi Laten Tuberkulosis atau ILTB.
Sebelum diberikan TPT akan dilakukan serangkaian pemeriksaan seperti riwayat penyakit dan gejalanya, rontgen dada dan jika hasil abnormal akan dilakukan tes mantoux atau pun tes darah.
"Untuk kasus tuberkulosis selama periode Januari-Maret 2026 saat ini masih dalam proses pendataan," ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK OKU Timur, Sheila Noberta menambahkan bahwa bantuan PMT bagi pasien TBC diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah setempat terhadap pasien yang sedang menjalani pengobatan.
Dia menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan protein dan kebutuhan nutrisi pada fase pengobatan agar mempercepat proses penyembuhan.
Ia berharap dengan adanya bantuan ini dapat menjadi semangat bagi penderita TBC agar terus berjuang untuk sembuh dari penyakit tersebut.
"Bantuan tersebut diberikan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan asupan gizi, serta mempercepat upaya pemulihan dari penyakit TBC," harapnya.
Sementara, Arina, salah seorang pasien TBC mengaku bantuan tersebut sangat membantu proses penyembuhan bagi pasien TBC yang sedang menjalani pengobatan.
"Dengan adanya bantuan ini saya lebih semangat lagi untuk sembuh agar dapat kembali menjalani aktivitas dan berinteraksi dengan masyarakat di lingkungan sekitar," ujarnya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
