"Militer Israel juga membakar 10 rumah dan menghancurkan hampir 300 toko di kamp ini," katanya.
Salama mengatakan Israel melancarkan operasi militer di Tepi Barat bagian utara demi kepentingan politik dan mengubah struktur demografi di kamp pengungsi itu.
Operasi tersebut telah berlangsung sejak 21 Januari, yang menewaskan lebih dari 61 warga Palestina dan memaksa ribuan lainnya mengungsi, menurut pejabat Palestina.
Ketegangan terus meningkat di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat. Sedikitnya 923 warga Palestina di Tepi Barat telah terbunuh dan hampir 7.000 lainnya terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Operasi militer Israel di Tepi Barat usir 12 ribu warga Palestina