Rupiah berpotensi menguat dipengaruhi inflasi domestik yang rendah

id Rupiah berpotensi menguat,Nilai tukar rupiah,Inflasi

Rupiah berpotensi menguat dipengaruhi inflasi domestik yang rendah

Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berpotensi menguat kembali. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta (ANTARA) -

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu berpotensi menguat dipengaruhi oleh inflasi domestik yang rendah.
"Rupiah hari ini diprediksi masih melanjutkan penguatan terhadap dolar AS pada kisaran Rp16.220 per dolar AS hingga Rp16.150 per dolar AS dipengaruhi oleh faktor internal tingkat inflasi yang rendah," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi IHK Mei 2024 tercatat deflasi sebesar 0,03 persen month to month (mtm), sehingga secara tahunan menurun menjadi 2,84 persen year on year (yoy) dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 3 persen (yoy).
Inflasi inti pada Mei 2024 tercatat sebesar 0,17 persen (month to month/mtm), lebih rendah dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,29 persen (mtm).

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.