
BMKG sebut ada sebaran debu vulkani kerupsi Lewotobi di udara
Rabu, 3 Januari 2024 12:24 WIB

"Kami mengimbau agar waspada untuk penerbangan di area berwarna merah atau melihat lokasi penyebaran pada informasi SIGMET," ucap Ota.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Frans Seda Maumere Partahian Panjaitan membenarkan penutupan sementara layanan operasional penerbangan dari dan ke Maumere hingga hari ini.
Ia mengatakan penutupan sementara harus dilakukan, karena abu vulkanik yang mengenai mesin pesawat dapat berakibat fatal dan berampak pada keselamatan penerbangan.
Penutupan itu juga merujuk pada hasil pengamatan BMKG bahwa ruang udara Bandara Frans Seda Maumere masih terindikasi abu vulkanik.
"Masih tutup sampai pukul 17.00 WITA, nanti kalau ada perubahan data dari BMKG kita akan segera evaluasi," kata Partahian.
Pewarta: Fransiska Mariana Nuka
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
