Lewis Hamilton dukung keberanian Vinicius hadapi rasisme di olahraga

id lewis hamilton,vinicius junior,vinicius,laliga,f1 2023,berita sumsel, berita palembang

Lewis Hamilton dukung keberanian Vinicius hadapi rasisme di olahraga

Pemain Real Madrid Vinicius Jr. menunjuk ke arah bangku penonton setelah diduga mendapat kekerasan verbal pada laga lanjutan Liga Spanyol melawan Valencia di Mastella Stadium, Valencia. (21/5/2023) (AFP/JOSE JORDAN)


"Ini benar-benar mengingatkan sesuatu bagi saya. Itu benar-benar memunculkan emosi, hal-hal yang saya alami, apakah itu di Inggris atau ketika saya membalap di Italia atau Prancis atau Spanyol. Dan hal-hal yang dikatakan orang bisa sangat menyakitkan. Menurut saya dia (Vinicius) sangat berani," imbuh pebalap Mercedes itu.

Sebelumnya pada hari Kamis (25/5), empat pria yang ditahan karena dicurigai menggantung boneka yang digambarkan seperti Vinicius dari sebuah jembatan pada bulan Januari dilarang masuk ke stadion Spanyol.

Boneka tiup berkulit gelap digantung di leher dari jembatan dekat tempat latihan Real Madrid beberapa jam sebelum pertandingan derby dengan Atletico Madrid pada 26 Januari.

Di sisi lain, Dewan Olahraga Spanyol (CSD), Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) dan LaLiga telah bergabung untuk kampanye melawan rasisme, di mana ketiga institusi ingin dengan suara bulat menunjukkan penolakan mutlak dan tegas terhadap perilaku rasis apa pun.

Hal ini menyusul LaLiga yang sebelumnya mengatakan pihaknya akan meminta lebih banyak kekuatan sanksi, dengan tujuan menjadi lebih efektif dalam perang melawan kekerasan, rasisme, xenofobia, dan intoleransi dalam olahraga.

Organisasi liga Spanyol itu mengungkapkan telah memimpin identifikasi dan pelaporan perilaku semacam itu di stadion sepak bola selama beberapa tahun terakhir, tapi merasa tidak berdaya ketika mengamati bagaimana pelaporannya berakhir.