Menikah diharapkan Alfath Faathier jadi energi positif untuk karirnya

id Alfath faathier, persija jakarta, virus corona

Menikah diharapkan Alfath Faathier jadi energi  positif untuk karirnya

Pemain Persija Jakarta Alfath Faathier melangsungkan pernikahan saat pandemi virus corona terjadi di Jakarta, Minggu (29/3/2020). ANTARA/HO/Tim media Persija

Jakarta (ANTARA) - Punggawa Persija Jakarta, Alfath Faathier secara resmi mengakhiri masa lajang dengan mempersunting gadis pujaannya Ratu Rizky Nabila di bilangan Jakarta Selatan, Minggu (29/3).

Bagi mantan pemain Madura United ini pernikahan yang digelar di masa pandemi COVID-19 diharapkan mampu menjadi energi positif untuk kariernya dalam hal ini sebagai pesepak bola profesional.

"Saya berharap dapat menjadi pemimpin keluarga yang bertanggung jawab dan berdampak positif pada kariernya sebagai pesepak bola," kata Alfath Faathier seperti dilansir laman resmi tim di Jakarta, Senin.

Bagi Alfath Faathier, pernikahan yang digelar merupakan hal yang istimewa meski pesta pernikahan urung dilakukan karena Jakarta dan sekitarnya saat ini sedang berkutat dengan pandemi virus corona penyebab COVID-19.

Meski begitu tidak mengurangi kekhidmatan akad nikah Alfath. Bagi pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia itu, yang terpenting adalah kini ia dan sang istri sudah sah menjadi pasangan di mata negara dan agama.

Pemain dengan posisi bek ini juga berterima kasih kepada Jakmania (pendukung fanatik Persija Jakarta) yang turut bersuka cita pada kolom komentar di sosial media miliknya.

“Ini memang akad nikah tetapi rasa resepsi di balik wabah COVID-19. Antusiasme Jakmania luar biasa dan membuat kami terharu sekaligus bahagia,” ujar Alfath.

Lebih lanjut Alfath berharap, dapat menjadi pemimpin keluarga yang bertanggung jawab dan berdampak positif pada kariernya di blantika sepak bola Indonesia.

“Harapannya saya ingin menjadi imam yang baik, semakin konsisten pada pekerjaan dan mudah-mudahan segera diberikan momongan,” kata Alfath menegaskan.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar