Masih berduka , Laga LA Lakers vs LA Clippers ditunda

id Kobe Bryant,NBA,basket amerika,pertandingan nba,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palembang ha

Masih berduka , Laga LA Lakers vs LA Clippers ditunda

Gianna Marie Onroe Bryant bersama sang ayah Kobe Bryant (ANTARA/Instagram @kobebryant)

Jakarta (ANTARA) - Laga NBA antara LA Lakers vs LA Clippers yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (28/1) ditunda sebagai bentuk penghormatan kepada Lakers yang berduka karena kehilangan pemain legendanya, Kobe Bryant yang meninggal akibat kecelakaan helikopter, Minggu.

 

Pengumuman tersebut diumumkan secara resmi oleh NBA melalui surat edaran yang diunggah ke Twitter @NBA

“Pertandingan NBA antara LA Lakers dan LA Clippers yang dijadwalkan berlangsung Selasa (28/1) di Staples Center ditunda,”

“Keputusan ini dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada Lakers yang sedang berduka karena telah kehilangan pemain legendanya Kobe Bryant dan sang putri, Gianna serta tujuh orang lainnya dalam kecelakaan helikopter pada Minggu,”

“Tanggal pertandingan akan dijadwalkan ulang kemudian,” demikian pernyataan tertulis NBA.

Baca juga: Kobe Bryant akan masuk Hall of Fame basket

Sesaat setelah pemberitaan meninggalnya Bryant tersiar, penghormatan memang mengalir tak berhenti dari mana-mana, baik dari penggemar basket hingga mantan presiden AS turut merasa kehilangan atas kepergian Black Mamba.

Aliran ungkapan duka dan penghormataan juga digemakan pada beberapa pesta olahraga yang sedang berlangsung.

Baca juga: Obituari pebasket Kobe Bryant, panutan generasi masa kini

Sebagai bentuk rasa duka dan penghormatan kepada Bryant, seluruh pertandingan NBA 2019-20 yang digelar Senin (27/1) memberikan tribut untuk legenda basket berusia 41 tahun itu.

 

Selain mengheningkan cipta selama satu menit, pada pertandingan antara San Antonio Spurs melawan Toronto Raptops pun sengaja dilakukan pelanggaran 24 detik saat memulai pertandingan.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar