Palembang (ANTARA Sumsel) - Pertamina sudah menanggulangi semburan liar (blowout) berupa lumpur, batu dan gas dari sumur bor yang terletak di Talang Jimar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan terjadi pada Minggu (31/3), kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.
"Saya mau meninjau ke sana, tetapi belum sempat pada hari ini," kata Alex Noerdin ketika ditanya mengenai peristiwa ledakan sumur bor tersebut di Palembang, Senin.
Menurut dia, itu bukan ledakan, tetapi blowout, jadi tiba-tiba menyembur ke atas dan ini biasa terjadi dalam setiap pengeboran minyak ataupun gas.
"Yang penting bagaimana mengatasinya, dan itu yang paling utama," katanya.
Ia mengatakan, kalau masyarakat di sekitar lokasi semburan gas di sana sudah diungsikan, dan itu merupakan tanggung jawab Pertamina.
Mengenai apakah pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel akan diturunkan ke lokasi, ia mengatakan, belum karena sudah ditanggulangi oleh pihak Pertamina.
"Cukup mereka, kalau kita tidak berpengalaman menutup sumur gas yang blowout, karena itu harus dilakukan tenaga berpengalaman dan profesional," ujarnya.
Sementara pihak Pertamina yang dihubungi menyatakan masih dalam tahap penanggulangan killing well.
Sedangkan Waka Polda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain menyatakan, kalau pihaknya masih menyelidiki terjadinya kasus ledakan tersebut supaya diketahui permasalahan sebenarnya.
