Muntok (Antara Sumsel) - Pelabuhan Tanjung Api-api Sumatera Selatan akan beroperasi 24 jam sehari yang rencananya diresmikan Agustus 2013, kata manajemen Pt ASDP Tanjung Kalian, Provinsi Bangka Belitung.

"Kami perkirakan peresmian Pelabuhan Tanjung Api-api akan dilaksanakan Agustus 2013, untuk itu kami mulai mempersiapkan segala keperluan agar pelayanan pelayaran semakin nyaman  dan optimal," ujar Kepala PT ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian Ahmad Faisal di Muntok, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa rencana operasional 24 jam sehari itu karena diperkirakan jumlah penumpang barang dan manusia yang memanfaatkan penyeberangan antara Pulau Sumatera dan Bangka akan semakin meningkat.

"Jaraknya antara Pelabuhan Tanjung Api-api dengan Tanjung Kalian sangat dekat, dengan kapal feri hanya butuh waktu sekitar tiga jam, ini berbeda jauh dengan Tanjung Kalian-Palembang yang butuh waktu sekitar delapan jam dalam keadaan normal," katanya.

Menurut dia, perbedaan waktu yang mencolok itu dimungkinkan akan memacu peningkatan jumlah penumpang jalur tersebut, seperti pada saat akhir pekan akan banyak warga Sumatera yang akan datang ke Bangka atau sebaliknya untuk sekedar berlibur.

Selain itu, kata dia, volume barang dari Sumatera juga akan meningkat seiring minimnya produksi berbagai bahan pangan dan kebutuhan hidup masyarakat Pulau Bangka yang selama ini masih mengandalkan pasokan dari luar daerah.

"Kami yakin jalur ini akan terus meningkat volumenya, lebih ramai dibandingkan Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang yang melayani penyeberangan Jakarta-Pangkalpinang dan Pangkalpinang-Belitung," kata dia.

Ia mengatakan, sebagai langkah awal pelayaran jalur itu baru akan melayani penyeberangan dengan kapal feri, sementara kapal cepat khusus penumpang tetap jalur Palembang-Tanjung Kalian.

"Kalau kapal cepat tetap ke Pelabuhan Boom Baru Palembang yang letaknya di dekat pusat kota, jadi penumpang bisa langsung mendapatkan angkutan darat," kata dia.

Sementara itu, dalam upaya meningkatkan fasilitas Pelabuhan Tanjung Kalian, Faisal mengatakan, akan menggandeng Pemkab setempat untuk bersama-sama mengelola angkutan darat yang ada di kawasan pelabuhan.

"Kami berharap Pemkab segera membangun terminal untuk menampung angkutan antarkota yang selama ini masuk ke lokasi parkir pelabuhan, sehingga tidak semrawut," katanya.

Menurut dia, jika pemkab setempat sudah membangun terminal, tempat parkir di pelabuhan khusus untuk mobil pribadi dan kendaraan yang akan menyeberang sehingga lebih tertib dan nyaman.

Sementara Gubernur Sumsel H Alex Noerdin secara terpisah mengatakan bahwa peresmian pelabuhan laut Tanjung Api-api segera dilaksanakan, tinggal menunggu selesai perbaikan jalan menuju ke sana.

Setelah pelabuhan laut itu diresmikan, di daerah sekitarnya sudah diprogramkan menjadi kawasan industri terpadu, katanya.(DSD)

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasumsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar