TVRI Sumsel siap gelar enam titik nobar Piala Dunia 2026

id Sumsel,TVRI Sumsel,Piala Dunia 2026,Nonton bareng

TVRI Sumsel siap gelar enam titik nobar Piala Dunia 2026

Kepala Stasiun TVRI Sumsel Eflianty Analisa di Palembang, Selasa (4/2/2022). (ANTARA/HO)

Palembang (ANTARA) - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Sumatera Selatan menyiapkan enam titik nonton bareng (nobar) bersama masyarakat guna mendukung penyiaran ajang Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Kepala Stasiun TVRI Sumsel Eflianty Analisa di Palembang, Selasa, mengatakan pada penyelenggaraan Piala Dunia 2026, kanal yang menyiarkan pertandingan tersebut adalah TVRI Nasional dan TVRI Sport, sementara seluruh stasiun daerah akan me-relay siaran tersebut melalui jaringan digital terestrial TVRI yang menjangkau wilayah dari Sabang hingga Merauke.

Sedangkan, di Sumatera Selatan, terdapat sembilan wilayah layanan yang harus terjangkau siaran TVRI.

Sebagai program pendukung, TVRI Sumsel berkewajiban menggelar kegiatan nonton bareng yang direncanakan sebanyak enam kali di tingkat provinsi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Untuk nobar besar, minimal harus dihadiri 2.000 orang. Masyarakat yang menonton di rumah tetap gratis, namun penyelenggaraan nobar untuk kepentingan komersial akan dikenakan tarif sesuai ketentuan karena TVRI merupakan satuan kerja PNBP.

"Rencananya kami untuk nobar ini diselenggarakan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Lahat, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), Kota Lubuklinggau, dan Prabumulih," katanya.

Terkait kesiapan teknis, katanya, daya pancar TVRI di Palembang telah mencapai 97 persen, sementara di beberapa daerah seperti Ogan Komering Ilir sekitar 60 persen dan Ogan Ilir sekitar 70 persen.

Menjelang Juni 2026, TVRI menargetkan penguatan jaringan agar seluruh wilayah memiliki daya pancar di atas 95 persen. Untuk daerah dengan jangkauan rendah seperti OKU Timur dan OKU Selatan, TVRI pusat akan menyewakan pemancar agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan.

Eflianty juga mengimbau masyarakat menggunakan antena luar serta set-top box (STB) digital karena siaran Piala Dunia 2026 hanya dapat ditonton melalui siaran terestrial digital, bukan parabola atau satelit, sesuai dengan ketentuan kerja sama TVRI dengan FIFA.

TVRI sudah sepenuhnya digital sejak 2022. Jika siaran masih berbintik, berarti perangkat belum beralih ke digital. Masyarakat dapat melakukan pemindaian ulang atau melapor melalui media sosial TVRI.

"TVRI Sumsel juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membantu masyarakat mendapatkan akses siaran digital secara optimal," kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TVRI Sumsel siapkan enam titik nobar Piala Dunia 2026

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.