Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah yang menyediakan sejumlah barang kebutuhan pokok untuk dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah di Baturaja, Rabu mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) OKU tersebut dalam upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta pengendalian inflasi daerah.
Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat agar bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari pasaran.
"GMP ini dibuka untuk masyarakat umum di Kabupaten OKU, tanpa syarat apapun," katanya.
Dalam program tersebut pihaknya melibatkan beberapa pihak seperti Bulog OKU, UMKM, agen gas 3 Kg, pedagang buah dan sayur, pedagang ikan, dan pedagang ayam potong.
Adapun sembako yang dijual antara lain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 Kg yang dijual dengan harga Rp60.000, minyak goreng Rp20.000/liter, gula pasir Rp17.400/Kg.
Kemudian, cabai merah keriting Rp33.000/Kg, cabai rawit Rp50.000/Kg, bawang merah Rp45.000/Kg, bawang putih Rp32.000/Kg, telur ayam ras 25.000/Kg, daging ayam potong Rp27.000/Kg, dan tomat Rp12.000/Kg.
Ia berharap melalui kegiatan GPM tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok, terutama pada beras yang saat ini sedang melonjak di pasaran.
"Rencananya operasi pasar murah ini akan kami gelar secara berkelanjutan yang menyasar pada seluruh masyarakat kurang mampu di Kabupaten OKU," ujarnya.
Pemkab Ogan Komering Ulu gelar Gerakan Pangan Murah
Masyarakat Kabupaten OKU membeli barang kebutuhan pokok dalam operasi pasar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan OKU, Rabu (23/7/2025). ANTARA/Edo Purmana
