Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan dua orang haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Palembang menunda keberangkatan karena faktor kesehatan.
"Ada dua orang yang ditunda keberangkatannya karena faktor kesehatan. Keduanya adalah Nadjamudin (70) yang saat ini dirawat di RSUD Siti Fatimah dan istrinya Suparmi Syarif Idris (64)," kata Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Selatan (Sumsel) Syafitri Irwan di Palembang, Rabu.
Jika kondisi keduanya membaik dan dinyatakan laik terbang, kata dia, maka mereka akan berangkat dengan kloter berikutnya.
Baca juga: Daftar tunggu haji di Sumsel capai 30 tahun, daftar tahun 2025 berangkatnya 2055
"Berkurangnya dua calon haji membuat Kloter 4 hanya memberangkatkan 368 calon haji. Total jamaah haji yang sudah berangkat dari Embarkasi Palembang sebanyak 1.477 orang, termasuk diantaranya 16 petugas kloter," jelasnya.
Selain itu ia meminta jamaah calon haji yang telah berangkat agar mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak terkait dengan ritual ibadah haji, semisal berbelanja atau wisata.
Jamaah calon haji diharapkan menjaga kondisi fisik sebaik mungkin, banyak minum air putih, buah, dan sayuran. Selain itu, kata dia, dengan cuaca di Arab Saudi saat ini berkisar 37 sampai 40 derajat Celcius, maka jamaah diimbau menggunakan alat pelindung saat keluar hotel seperti kacamata, masker, topi atau payung, dan alas kaki.
“Kenali juga petugas haji Indonesia yang sudah dilengkapi atribut khusus. Mereka dapat ditemui di area sekitar Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, maupun di tempat-tempat lain. Mereka siap siaga membantu jamaah calon haji yang butuh pertolongan," kata Irwan.
Baca juga: Embarkasi Palembang berangkatkan 1.109 calon haji 2025
