"Warga sulit beraktivitas karena selain rumah, ruas jalan pun terendam banjir," katanya.
Terkait musibah tersebut, pihaknya bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi banjir sebagai upaya tanggap darurat terhadap bencana alam.
Sedikitnya dua perahu karet milik BPBD Muara Enim dan dua perahu karet dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) wilayah setempat diterjunkan ke lokasi banjir untuk mengevakuasi korban.
Warga yang terdampak bencana alam dibantu beraktivitas ke luar desa, seperti ke pasar dan sekolah, menggunakan perahu karet yang disiagakan tersebut.
"Berdasarkan laporan hingga pagi ini banjir di dua desa tersebut berangsur surut dan aktivitas masyarakat sudah normal kembali," ujarnya.
Meskipun banjir sudah surut, kata dia, namun masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan untuk mengantisipasi korban jiwa.
"Masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan karena bencana alam dapat terjadi kapan saja," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 1.174 rumah warga di Muara Enim terdampak banjir 30 cm -1 meter
