Pemkot Palembang laksanakan program pemeriksaan kesehatan gratis

id Kesehatan di Palembang,Dinkes Palembang,Warga Palembang

Pemkot Palembang  laksanakan program pemeriksaan kesehatan gratis

Kegiatan layanan publik di Dinkes Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA/ HO- Dinkes Palembang)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi warga di 18 wilayah kecamatan melalui puskesmas setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Palembang Fenty Aprina di Palembang, Sabtu, mengatakan bahwa program tersebut merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto dan akan memulainya pada 13 Februari 2025.

"Kami mengikuti arahan pusat yang akan meresmikan pada 13 Februari 2025, maka Palembang juga akan meresmikan pada hari yang sama," katanya.

Menurutnya layanan tersebut menjadi sebuah hadiah atau kado dari pemerintah kepada warga di hari ulang tahun nya setahun sekali. Program tersebut nantinya berjalan dengan ketentuan pemeriksaan bagi setiap warga dan ada pengelompokan pemeriksaan.

Pengelompokan yang dimaksud ialah kelompok anak- anak, remaja, dewasa wanita atau ibu hamil, dan lansia dengan pemeriksaan yang berbeda-beda.

Sementara itu, sejumlah warga Palembang menyambut baik program tersebut dan berharap tidak hanya sebagai kado ulang tahun yang setahun sekali, namun minimal paling tidak bisa satu bulan sekali.

"Ya program ini sangat baik ya, warga bisa mendapatkan kado layanan pemeriksaan kesehatan dari pemerintah pada hari ulang tahun," kata Ivan seorang warga Kertapati Palembang.

Hal serupa dikatakan oleh Adi, seorang warga yang mengapresiasi program pemerintah tersebut. Akan tetapi ia berharap program PKG itu bisa diberikan minimal satu bulan sekali.

"Kalau bisa itu satu bulan sekali layanan ini sangat positif dan bisa membantu warga mendapatkan layanan kesehatan gratis," katanya.



Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.