Logo Header Antaranews Sumsel

Hutan regulator iklim yang harus dijaga

Jumat, 17 Januari 2025 05:40 WIB
Image Print
Peneliti dari Lembaga Riset Internasional untuk Lingkungan dan Perubahan Iklim Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Rizaldi Boer pada training Journalist tentang Perubahan Iklim yang digelar CNN Indonesia Academy dan Kedubes Australia di Makassar, Kamis (16/1/2025). ANTARA/ Suriani Mappong

Selain itu terkait dengan dampak kenaikan suhu sebesar 3 derajat Celcius pada akhir abad ini, para ilmuwan menyimpulkan hal itu disebabkan pembakaran bahan fosil yang terus berlanjut yang notabene memicu pertumbuhan ekonomi melambat bahkan akhir abad ini diprediksi masyarakat akan menjadi 50 persen lebih miskin dibandingkan jika tidak ada pertumbuhan ekonomi.

Sebagai gambaran, pengaruh iklim sangat besar terhadap pertumbuhan produksi dan kualitas tanaman kopi khususnya suhu dan curah hujan.

Perubahan iklim sendiri diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan kopi dan diperkirakan serangan hama dan penyakit akan meningkat.

"Selain kerusakan hutan menjadi pemicu terhadap perubahan iklim yang menimbulkan pemanasan global, penggunaan bahan bakar berbasis fosil yakni batubara dan minyak sekitar 80 persen pengaruhnya," ujarnya.

 

Peneliti dari Lembaga Riset Internasional untuk Lingkungan dan Perubahan Iklim Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Rizaldi Boer pada training Journalist tentang Perubahan Iklim yang digelar CNN Indonesia Academy dan Kedubes Australia di Makassar, Kamis (16/1/2025). ANTARA/ Suriani Mappong
 


Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026