Ketika ditanya apakah dia sudah 100 persen sehat, pemain tengah tersebut belum memberikan kepastian. "Saya tidak tahu, kita lihat saja nanti. Saya punya waktu beberapa hari lagi. Saya telah melakukan semua yang diperlukan untuk kembali bugar. Kita lihat saja pada pertandingan. Masih ada beberapa hari lagi dan saya pikir itu dapat membuat perbedaan. Setiap hari memberi saya sedikit lebih banyak waktu untuk menjadi lebih baik," kata Porzingis.
Meskipun enggan membuat prediksi tentang ketersediaan Porzingis di masa mendatang, Pelatih Boston Celtics Joe Mazzulla tidak terlalu khawatir tentang bagaimana pemain tengah itu akan menangani intensitas dan fisik dari penampilan di Final NBA setelah absen lebih dari sebulan.
Boston memiliki rekor 9-1 di pertandingan pascamusim dalam pertandingan yang tidak diikuti Porzingis, tetapi Mazzulla yakin Celtics adalah tim yang lebih baik dengan pemain setinggi 2,13 meter itu yang menjaga bagian tengah.
"KP adalah pemain yang hebat. Hanya karena dia absen selama sebulan tidak berarti dia harus belajar kembali cara bermain basket. Saya berharap dia akan kembali bermain seperti sebelumnya," kata pelatih Celtics.
Porzingis mencetak rata-rata 20,1 poin, 7,2 rebound, dan 1,9 blok dalam 57 pertandingan musim reguler. Ia mencetak rata-rata 14 poin, 5,7 rebound, dan 1,5 blok dalam seri pertandingan Miami sebelum mengalami cedera terakhirnya. Mantan All-Star itu melewatkan 25 pertandingan musim reguler pada tahun 2023-2024, dan Celtics menang 21-4 tanpanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kristaps Porzingis diyakini perkuat Celtics di Final NBA
