Perempuan lebih rentan terdampak perubahan iklim

id dampak perubahan iklim,perubahan iklim,kesenjangan gender,kesetaraan gender,perempuan rentan terdampak perubahan iklim

Perempuan lebih rentan terdampak perubahan iklim

Paparan yang disampaikan oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N. Rosaline dalam "Peluncuran Dokumen Rencana Aksi Nasional Gender dan Perubahan Iklim (RAN GPI)", di Jakarta, Kamis (28/3/2024). (ANTARA/Anita Permata Dewi)

Menurut dia, perubahan iklim merupakan isu sosial yang dampaknya sangat dirasakan bersama, baik bagi perempuan, laki laki, anak-anak, dan kelompok rentan.

Namun, perubahan iklim ini semakin memperburuk kesenjangan gender.

"Jadi sangat penting mewujudkan kesetaraan gender dalam mengatasi tantangan dari dampak perubahan iklim," kata Lenny N Rosaline.

Dia menyebut paparan perubahan iklim yang diprediksi terjadi pada tahun 2050, diperkirakan akan ada 251 juta populasi yang terpapar, 62,7 juta rumah tangga terpapar, dan 25,1 juta kelompok rentan terpapar, yang terdiri 68 persen dewasa, 24 persen anak-anak, dan 8 persen lansia.

Sementara pihaknya mencatat ada delapan dampak perubahan iklim yang berpengaruh pada kesenjangan gender, yakni gagal panen, ketersediaan bahan bakar, kelangkaan air, bencana iklim, penyakit, perpindahan penduduk, konflik, dan kemiskinan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KemenPPPA sebut perempuan lebih rentan terdampak perubahan iklim