Palembang (ANTARA) - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan meningkatkan kualitas pelayanan digital dengan memperkenalkan aplikasi Travelin untuk penumpang di bandara itu.
“Aplikasi Travelin ini untuk mendukung penerapan digitalisasi pada aspek pelayanan di bandara-bandara AP II, termasuk Bandara SMB II melalui aplikasi Travelin, pelayanan berbasis digital di bandara-bandara dapat dirasakan langsung oleh pengguna," kata Executive General Manager Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya di Palembang dalam keterangannya di Palembang, Rabu.
Ia menjelaskan aplikasi itu dilengkapi dengan berbagai fitur yang bermanfaat bagi pengguna dan dapat diunduh baik sistem operasi iOS maupun Andorid.
Pada aplikasi Travelin, di halaman beranda pengguna dapat memilih Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di kiri atas. Setelah itu, fitur informasi dan layanan kemudian mengikuti dengan apa yang ada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
Lalu pengguna dapat memilih ingin mendapatkan informasi atau layanan pada Before You Fly (sebelum melakukan penerbangan) atau While You Are Here (saat berada di bandara).
Pada Before You Fly, pengguna bisa memilih fitur informasi dan layanan E-check in, Transportation (transportasi publik), Shop & Dine, E-Commerce, Premium Services, e-Reading dan eSIM.
Kemudian pada While You Are Here, pengguna bisa memilih fitur informasi dan layanan, Tourism, Wi-Fi, Emergency, News, Link Aja, Airportainment, Hotels dan Premium Services.
Tidak hanya itu, aplikasi Travelin juga memiliki fitur Business Opportunity yang menyediakan informasi mengenai komersial dan peluang usaha di bandara, dan juga menyediakan informasi penerbangan secara real time.
“Informasi penerbangan di Travelin ini terkoneksi dengan Flight Information Display System (FIDS) di Bandara SMB II Palembang, sehingga bisa menjadi rujukan pengguna untuk mengetahui jadwal penerbangan,” jelasnya.
Selan itu, Iwan mengatakan pada aplikasi Travelin, pengguna juga dapat membuat Airport ID untuk mendapatkan beragam layanan berbasis teknologi seperti TravelinPass.
“Layanan TravelinPass memungkinkan pengguna dapat memproses keberangkatan penerbangan dengan teknologi pengenalan wajah (biometric face recognition),” kata dia.
