ACT ajak warga Sumsel kumpulkan 1.000 ton logistik untuk Kalsel-Sulbar

id Act sumsel,1.000 ton logistik, kapal kedermawanan,Banjir kalsel, gempa sulbar, bantuan kemanusiaan,Donasi act

ACT ajak warga Sumsel kumpulkan  1.000 ton logistik untuk Kalsel-Sulbar

Branch Manager ACT Sumsel Diwadia memberikan keterangan terkait ajakan mengumpulkan 1.000 ton logistik untuk korban bencana Kalsel dan Sulbar, Rabu (20/1) (ANTARA/Aziz Munajar/21)

Palembang (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap mengajak warga Sumatera Selatan ikut mengumpulkan 1.000 ton logistik untuk dikirimkan ke korban bencana di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Branch Manager ACT Sumsel Diwadia, Rabu, mengatakan pengumpulan 1.000 ton logistik itu optimis terealisasi karena energi kedermawanan warga Sumsel dalam merespon setiap bencana di berbagai daerah sebelumnya amat luar biasa.

"Kami percaya kali ini energi tersebut tentunya juga tak kalah hebat, itulah alasan kami menginisiasi gerakan Sumsel Bersama Selamatkan Bangsa," ujarnya di Palembang.

Menurut dia ACT Sumsel akan menghimpun bantuan 1.000 ton logistik hingga awal 2021, para donatur dapat mengumpulkan beragam bantuan logistik dalam bentuk barang, sembako maupun donasi uang.

Donatur dapat menyalurkan bantuan langsung ke kantor Aksi Cepat Tanggap di Jalan Jendral Sudirman KM 3,5 (seberang SMAN 3 Palembang) atau transfer ke rekening Mandiri 1270007816612 Atas nama Aksi Cepat Tanggap.

ACT juga menyiapkan platform digital mengingat sekarang masih dalam situasi pandemi COVID-19, setidaknya sudah terkumpul bantuan sekitar Rp600 juta yang dihimpun dari aplikasi.

Selain itu tim ACT Sumsel siap menjemput donasi ke rumah-rumah donatur untuk mempercepat penghimpunan bantuan.

Rencananya 1.000 ton logistik yang telah terkumpul akan diangkut menggunakan Kapal Kemanusiaan dari Lampung menuju Kalsel dan Sulbar pada Februari 2021.

"Saudara-saudara kita di Kalsel dan Sulbar masih membutuhkan banyak bantuan," kata dia menambahkan.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar