Gedung futsal ambruk dan belasan rumah rusak ditimpa pohon

id gedung futsal,angin kencang,tegal binangun,rumah rusak

Gedung futsal ambruk dan belasan rumah rusak ditimpa pohon

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan satu gedung futsal rusak di Kelurahan Plaju Darat Palembang, Sabtu (27/10). (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

....Awalnya kami lagi asyik main futsal, tiba-tiba angin semakin kencang, membuat atap gedung jadi miring, kami langsung keluar kemudian tidak lama atap ambruk.....

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Gedung futsal di Jalan Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat Palembang ambruk diterjang angin kencang dan hujan deras yang melanda sebagian kota Palembang, Sabtu sore.

"Awalnya kami lagi asyik main futsal, tiba-tiba angin semakin kencang, membuat atap gedung jadi miring, kami langsung keluar kemudian tidak lama atap ambruk," kata saksi mata Arif.

Kejadian tersebut membuat ia dan rekan-rekannya ketakutan karena kuatnya tiupan angin juga menerbangkan atap-atap rumah warga, bahkan sepeda motor yang terparkir sempat roboh sendiri.

Selain gedung futsal, hujan deras disertai angin kencang ikut menumbangkan pohon-pohon di wilayah tersebut hingga menimpa belasan rumah warga sampai rusak berat.

Salah satu warga yang rumahnya rusak parah di Lorong Langgar Kelurahan Plaju Darat Nuraini mengatakan ketika rumahnya di timpa pohon, anak dan cucunya masih berada di dalam rumah tersebut, beruntung tidak sampai melukai.

"Ketika angin semakin kencang kami mulai ketakutan, di tengah kekhawatiran itu tiba-tiba pohon tumbang menimpa dari belakang, saya langsung berlari keluar, anak dan cucu saya sempat terkurung di dalam tapi bisa diselamatkan," ujar Nurani.

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan belasan rumah rusak di Kelurahan Plaju Darat Palembang, Sabtu (27/10). (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

Nuraini menambahkan hujan deras disertai angin kencang tersebut sangat tak diduga olehnya, karena pada siang hari cuaca masih cerah, ia mengaku baru kali ini melihat hujan dengan angin begitu kencang.

Akibat kerusakan belasan rumah kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah, warga yang rumahnya rusakpun hanya bisa pasrah dan berharap bantuan dari pemerintah setempat.

Sementara Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Beny Setiaji mengatakan hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu sore disebabkan awan cumulonimbus, akibat kondisi udara relatif hangat di sekitar pertumbuhan awan sehingga menimbulkan perbedaan tekanan yang sangat signifikan di sebagian Kota Palembang.

Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.