Palembang (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menambah 81 kantong stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) dalam momen menjelang ulang tahun ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Senin, mengatakan kegiatan donor darah memang merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh pihaknya, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Basarnas.
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya sebagai insan SAR, dimana tugas pokok dan fungsinya sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan serta membantu PMI untuk memenuhi stok darah yang dibutuhkan, khususnya di kota Palembang.
Adapun pendonor dalam kegiatan donor darah ini selain dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Palembang juga melibatkan Dharma Wanita Persatuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Palembang, TNI AU, TNI AL, Polairud, BPBD, BKHIT Sumsel, Airnav, Disnav, dan PT Angkasa Pura.
"Jumlah kantong darah yang terkumpul sebanyak 81 kantong," katanya.
Ia menambahkan jumlah ini melebihi dari target yang kita perkirakan sebelumnya sebanyak 54 kantong darah.
Sementara sebelumnya, Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani mengatakan kebutuhan darah di wilayah itu dalam setiap bulannya mencapai 7.000 kantong darah. Sementara pihaknya mampu mengumpulkan 5.000 kantong darah.
"Artinya, masih kurang 2.000 kantong darah dalam setiap bulannya," katanya.
Ia menambahkan hal ini membuat PMI terus bergerak proaktif menggandeng berbagai instansi guna memastikan ketersediaan darah yang aman, cukup, dan tepat waktu.
SAR Palembang tambah 81 kantong stok darah PMI
Tim Search and Rescue (SAR) Palembang, Sumatera Selatan menambah 81 kantong stok darah Palang Merah Indonesia dalam momen menjelang ulang tahun ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). ANTARA/HO-SAR Palembang
