Guardiola soroti empat pemain Galatasaray

id manchester city,pep guardiola,galatasaray,liga champions uefa

Guardiola soroti empat pemain Galatasaray

Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola. (Manchester City)

Kemudian Ilkay Gundogan telah mencatatkan dua gol dan tiga assist dari 20 laga dan Mario Lemina, dengan jumlah laga yang sama, telah memberikan satu assist.

Menurut Guardiola, keberadaan pemain-pemain seperti itu di tim, ditambah lagi kepercayaan diri karena sang lawan tengah memimpin Liga Turki, membuat Manchester City dalam kondisi waspada penuh.

City tidak ingin terpeleset karena itu berarti mereka harus melalui babak playoff untuk ke 16 besar. Saat ini, City berada di posisi ke-11 klasemen sementara Liga Champions 2025/2026 dengan 13 poin dari tujuh laga. Yang jadi masalah, kini ada delapan tim yang memiliki poin 13 di klasemen tersebut.

Untuk mengunci tempat di 16 besar tanpa playoff, City harus berada di posisi delapan besar klasemen akhir fase liga.

"Saya tentu lebih suka memiliki poin yang lebih banyak, tetapi inilah hasil yang memang pantas kami dapatkan. Sekarang kami harus fokus dan berusaha memenangkan pertandingan kami, lalu melihat di posisi mana kami akan finis," kata pelatih berusia 55 tahun itu.

Namun, Manchester City masih belum dapat diperkuat tujuh pemainnya menghadapi Galatasaray. Rodrigo "Rodri" Hernandez absen setelah mendapatkan kartu merah pada laga kontra Bodo/Glimt.

Kemudian, Ruben Dias, Josko Gvardiol, John Stones, Savinho, dan Oscar Bobb akan absen karena cedera, sementara Nico Gonzales diragukan tampil setelah absen pada empat pertandingan terakhir.

Tim berjuluk The Citizens itu pun belum dapat menurunkan dua pemain anyar Antoine Semenyo dan Marc Guehi di Liga Champions. Mereka baru dapat dimainkan pada babak gugur.





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hadapi Galatasaray, Guardiola soroti empat pemain lawan

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.