Medan (ANTARA) - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,6 yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), pada Senin terjadi karena dampak dari adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Angkola.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Senin, mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi pada pukul 07:50:55 WIB tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M2,6.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,09 derajat Lintang Utara (LU) dan 100,01 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 56 km timur laut Mandailing Natal pada kedalaman dua kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Angkola," katanya.
BMKG: Sesar Besar Sumatera picu gempa dangkal di Mandailing Natal
Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 2,6 yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara pada Senin terjadi karena dampak dari adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Angkola. ANTARA/HO-BMKG
