Nanik menegaskan dirinya akan kembali lagi ke SMKN 1 Jakarta pekan depan untuk mengecek apakah guru sudah mendapatkan MBG atau belum, mengingat hal tersebut merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto.
"Minggu depan saya ke sini lagi, tolong ya benar-benar diberikan untuk guru," tuturnya.
Saat berinteraksi dengan salah satu siswa Kelas X Teknik Konstruksi Perumahan (TKP), Jihan, Nanik mendapati siswa tersebut menangis terharu karena mendapatkan MBG.
"Enggak apa-apa, makanya setelah dapat MBG ini harus lebih semangat lagi sekolahnya, ya!" ucap Nanik sembari mengusap bahu siswi tersebut.
Sementara itu, Kepala SPPG Kemayoran II Jakarta Pusat Adiwiyata Bima Saraswata yang bertanggung jawab terhadap penyaluran MBG di SMK Negeri 1 Jakarta menyatakan pihaknya segera meningkatkan cakupan MBG untuk penerima lain selain siswa, termasuk bagi guru, tenaga tata usaha, hingga tenaga kebersihan.
Sepanjang tahun 2025, BGN mencatat telah membangun 19.188 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia dengan penerima manfaat mencapai 55,1 juta orang mencakup siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kepala BGN Dadan Hindayana menargetkan 82,9 juta penerima manfaat dapat tercapai pada Februari 2026.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MBG pertama di tahun 2026, BGN ingatkan guru juga harus dapat
