Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menerapkan metode "tunjuk sebut" dengan tujuan meminimalkan potensi kesalahan manusia (human error) di lapangan dan memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, terkendali, dan sesuai standar keselamatan nasional.
Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Kamis, mengatakan, tunjuk sebut bukan sekadar kebiasaan kerja, melainkan instruksi keselamatan yang bersifat mutlak dan menjadi fondasi utama dalam operasional perkeretaapian.
“Tunjuk sebut tidak boleh diabaikan. Ini adalah Standar Operasional yang wajib dilakukan setiap petugas di setiap kondisi operasional, karena tidak mentolerir kelalaian sekecil apa pun, sebab keselamatan adalah hal utama,” katanya.
Ia menjelaskan, metode tunjuk sebut mengharuskan petugas, khususnya masinis dan petugas operasional lain yang mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api dengan menunjuk dan menyebutkan status sinyal, rambu, serta indikator penting lainnya secara jelas dan konsisten.
Aktivasi simultan seluruh indera memastikan petugas tetap fokus dan mampu mengambil keputusan dengan tingkat akurasi tinggi.
Prosedur ini diterapkan secara ketat di seluruh unit operasional, di antaranya, Masinis, dalam pengamatan sinyal dan kondisi lintas, PPKA, dalam pengendalian perjalanan kereta, Juru Langsir, dalam pengaturan pergerakan rangkaian, serta Penjaga Rumah Sinyal, dalam menjaga konsistensi dan keandalan sistem persinyalan
Selain tunjuk sebut, pekerja operasional Divre III Palembang juga diwajibkan menjalankan prosedur pendukung keselamatan seperti apel dan safety briefing sebelum bertugas, doa bersama untuk menyiapkan mental dan tanggung jawab moral, serta pemeriksaan kelayakan alat kerja secara menyeluruh.
“Kepatuhan terhadap seluruh prosedur bukan sekadar formalitas. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen profesional yang menentukan aman tidaknya ribuan pelanggan yang kami layani setiap hari dan perjalanan angkutan barang di Divre III Palembang,” jelasnya.
KAI Divre III Palembang akan terus memperketat pengawasan, memperkuat budaya disiplin, dan memastikan seluruh petugas bekerja sesuai standar.
"Kami meyakini bahwa keselamatan adalah amanah besar yang harus dijaga dengan penuh integritas. Sehingga dapat menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat dan terpercaya bagi pengguna transportasi kereta api,” kata Aida.
KAI Palembang terapkan metode "Tunjuk Sebut" perkuat budaya keselamatan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menerapkan metode tunjuk sebut dengan tujuan meminimalkan potensi kesalahan manusia (human error) di lapangan. (ANTARA/HO-PT KAI)
