Muara Enim (ANTARA) - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan agar api tidak menyebar luas hingga menimbulkan bencana kabut asap.
"Peristiwa karhutla terjadi pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra di Muara Enim, Senin.
Dia mengatakan, karhutla menghanguskan semak belukar di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan dengan luas lahan yang terbakar sekitar 3 hektare.
Dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang dibuang warga di lahan kering hingga memicu titik api karhutla.
"Mendapat laporan dari warga, kami bergerak cepat ke lokasi bencana alam untuk memadamkan api agar tidak menyebar luas," katanya.
Dalam melakukan pemadaman, BPBD Muara Enim menerjunkan 22 orang personel menggunakan satu unit mobil tangki air untuk memadamkan titik api karhutla.
Adapun tim yang terlibat dalam pemadaman api yaitu dari BPBD Muara Enim, Manggala, Babinsa, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan perangkat desa setempat.
"Hingga sore tadi tim gabungan masih berjibaku memadamkan api karhutla di lokasi kejadian," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat, terutama di lahan kering yang dapat memicu titik api.
"Apalagi sengaja membuka lahan dengan cara dibakar yang dapat menimbulkan karhutla karena akan ada sangsi tegas bagi setiap pelakunya," tegasnya.
BPBD Muara Enim Sumsel padamkan karhutla di Sungai Rotan
Tim gabungan dari Manggala Agni Daops Lahat dan TNI berusaha memadamkan karhutla di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (27/10/2025). ANTARA/HO-Manggala Agni Kemenhut
