
Banjir di OKI Sumsel meluas ke enam kecamatan, BPBD ingatkan warga tingkatkan kewaspadaan

Palembang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, terus meluas dan kini merendam enam kecamatan.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Senin, mengatakan, enam kecamatan terdampak banjir tersebut meliputi Air Sugihan, Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, Kayu Agung, dan Pedamaran.
“Khusus di Kecamatan Kayu Agung, banjir terjadi di Kelurahan Jua-jua dan Kedaton. Sedangkan di Kecamatan Pedamaran, banjir merendam enam desa yakni Menang Raya, Cinta Jaya, Pedamaran II, Pedamaran III, Pedamaran IV, dan Pedamaran V,” katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi banjir susulan masih cukup tinggi. Karena kondisi tersebut dipengaruhi oleh curah hujan yang masih tinggi dan karakteristik wilayah OKI yang rawan bencana hidrometeorologi.
“Saat ini masih puncak musim hujan, sehingga masyarakat di daerah rawan diminta tetap waspada terhadap potensi banjir yang dapat meluas,” kata Sudirman.
Sementara itu Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengingatkan masyarakat agar tetap siaga menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026. Ia menilai kondisi sungai dan rawa di wilayah OKI berpotensi meluap dan menyebabkan banjir.
“Meski di beberapa lokasi air mulai surut, masyarakat tetap harus waspada. Antisipasi dan mitigasi perlu dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Pihaknya juga telah meninjau langsung sejumlah pintu air yang mengalami kerusakan dan kemacetan akibat pendangkalan sungai. Tercatat, empat pintu air tidak berfungsi optimal sehingga memperparah genangan di wilayah terdampak.
“Tadi kita cek bersama, ada empat titik yang perlu diperbaiki. Untuk jalur 27 dan 29 akan ditangani PT BAP, sedangkan sisanya akan ditangani oleh pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain perbaikan pintu air, Bupati Muchendi menegaskan normalisasi kanal dan sungai menjadi solusi jangka menengah dan panjang dalam upaya penanganan banjir di OKI.
“Kita perlu normalisasi sungai dengan melibatkan berbagai pihak. Penanganan banjir harus dilakukan secara kolaboratif dan tidak hanya mengandalkan APBD,” kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD: Banjir di OKI Sumsel meluas ke enam kecamatan
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
