Gaza City, Palestina/Istanbul (ANTARA) - Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan krisis pendidikan di Gaza setelah lebih dari 660.000 anak di wilayah Palestina itu kehilangan haknya untuk bersekolah akibat perang yang dilancarkan Israel.
"Perang di Gaza adalah perang terhadap anak-anak dan harus segera dihentikan. Anak-anak harus selalu dilindungi," kata UNRWA dalam pernyataannya pada Sabtu.
Badan itu juga memperingatkan bahwa generasi muda Gaza terancam menjadi "generasi yang hilang."
Sementara sekolah-sekolah di Tepi Barat yang diduduki Israel rencananya akan dibuka kembali pada 1 September, ruang-ruang kelas di Gaza masih tutup.
Kementerian Pendidikan Palestina menyebutkan sekitar 700.000 siswa di Gaza tak bisa melanjutkan pendidikan dan lebih dari 70.000 di antaranya tidak bisa mengikuti ujian sekolah menengah selama dua tahun berturut-turut.
PBB: Anak Gaza terancam jadi "generasi hilang" akibat perang Israel
Para pekerja kemanusiaan UNRWA menyelenggarakan kegiatan rekreasional dan dukungan psikososial bagi anak-anak, serta lokakarya peningkatan kesadaran bagi orang tua tentang cara mendukung anak di masa konflik di Khan Younis, Gaza, Palestina. (ANTARA/HO-UNRW/aa.)
