10 destinasi wisata sejarah wajib dikunjungi di Palembang

id kota palembang,destinasi wisata kota palembang,wisata sejarah palembang,lokasi wisata palembang,kota tertua di indonesia,wisata indonesia,bukit sigunt

10 destinasi wisata sejarah wajib dikunjungi di Palembang

Rangkaian kereta LRT melintas di samping Jembatan Ampera di Kota Palembang, Sumatra Selatan. ANTARA/Nova Wahyudi/am.

Palembang (ANTARA) - Kota Palembang bukan hanya kota tua, tapi kota bersejarah yang menjadi titik penting dalam perjalanan Indonesia, mulai dari kejayaan maritim kuno, penyebaran agama, perjuangan kemerdekaan, hingga pelestarian budaya.

Beberapa destinasi wisata sejarah di Palembang yang wajib kamu kunjungi untuk menelusuri jejak masa lalu kota tertua di Indonesia ini di antaranya :



1. Benteng Kuto Besak (BKB)



Suasana di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Imam Pramana

Lokasi: Tepian Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera

Dibangun: Abad ke-18 (sekitar tahun 1780) oleh Kesultanan Palembang

Benteng bersejarah peninggalan Kesultanan Palembang. Meski sekarang digunakan oleh TNI, area sekitarnya terbuka untuk umum dan jadi pusat kegiatan budaya dan festival.



2. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I



Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo atau Masjid Agung Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/ M Imam Pramana

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman, dekat Ampera

Dibangun: Tahun 1738–1748

Salah satu masjid tertua dan terbesar di Palembang. Arsitekturnya memadukan gaya Melayu, Tionghoa, dan Timur Tengah. Tempat penting dalam sejarah Islam di Palembang.




3. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II



Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Riezko Bima Elko P

Lokasi: Dekat Jembatan Ampera, di dalam kompleks Benteng Kuto Besak

Museum yang menyimpan benda-benda peninggalan Kesultanan Palembang, arkeologi Sriwijaya, tekstil tradisional, dan sejarah kolonial.




4. Situs Kerajaan Sriwijaya (Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya)



Sejumlah pelajar melihat lebih dekat salah satu koleksi prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2020). ANTARA FOTO/Feny Selly

Lokasi: Karanganyar, Gandus, Palembang

Lokasi sisa-sisa pusat Kerajaan Sriwijaya abad ke-7. Taman ini menyimpan peninggalan kanal, prasasti, dan reruntuhan arkeologis yang menguatkan peran Palembang sebagai pusat maritim dan agama Buddha kuno.




5. Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera)



Festival Sriwijaya di Monpera Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/5/2025). ANTARA/M Imam Pramana

Lokasi: Depan Masjid Agung

Monumen dengan museum kecil di dalamnya, menampilkan dokumentasi perjuangan rakyat Palembang melawan penjajahan Belanda pada peristiwa 5 hari 5 malam (1947).




6. Kampung Kapitan



Salah Satu bangunan di cagar budaya Kampung Kapitan Kota Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri


Lokasi: Seberang Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera

Kampung tua Tionghoa yang dipimpin oleh Kapitan Cina pada masa kolonial. Rumah-rumah tua bergaya arsitektur kolonial Tionghoa masih berdiri kokoh dan bisa dikunjungi.


7. Prasasti Kedukan Bukit


Lokasi: Sekitar Sungai Musi, ditemukan di Bukit Siguntang

Prasasti tertua di Indonesia (tahun 682 M), menjadi bukti berdirinya Kerajaan Sriwijaya. Asli prasasti disimpan di Museum Nasional Jakarta, namun situsnya masih bisa dikunjungi.




8. Bukit Siguntang




Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani melakukan kunjungan ke objek wisata Taman Bukit Siguntang bersama pegiat sastra. (ANTARA/Yudi Abdullah/20)


Lokasi : Kecamatan Ilir Barat I, Palembang

Tempat ziarah dan sejarah yang diyakini sebagai pusat spiritual kerajaan Sriwijaya. Ada makam-makam tokoh bangsawan Melayu dan prasasti kuno di sekitar bukit.




9. Kampung Al-Munawar



Pengunjung bersantai di salah satu bagian di kawasan wisata syariah tempo dulu kampung Arab Al Munawar Palembang, Sumsel.
ANTARA/Feny Selly



Kawasan 13 Ulu, tepi Sungai Musi

Kampung Arab berusia ratusan tahun dengan rumah-rumah panggung kayu dan nuansa tradisi Islam Arab yang kental. Masih dihuni oleh keturunan Hadramaut.


Baca juga: Sebelas destinasi wisata unggulan Kota Palembang yang wajib dikunjungi


Baca juga: Sumsel targetkan datangkan 5.000 wisatawan mancanegara pada 2025


Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.