Logo Header Antaranews Sumsel

10 destinasi wisata sejarah wajib dikunjungi di Palembang

Selasa, 15 Juli 2025 08:52 WIB
Image Print
Rangkaian kereta LRT melintas di samping Jembatan Ampera di Kota Palembang, Sumatra Selatan. ANTARA/Nova Wahyudi/am.

Palembang (ANTARA) - Kota Palembang bukan hanya kota tua, tapi kota bersejarah yang menjadi titik penting dalam perjalanan Indonesia, mulai dari kejayaan maritim kuno, penyebaran agama, perjuangan kemerdekaan, hingga pelestarian budaya.

Beberapa destinasi wisata sejarah di Palembang yang wajib kamu kunjungi untuk menelusuri jejak masa lalu kota tertua di Indonesia ini di antaranya :

1. Benteng Kuto Besak (BKB)

Suasana di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Imam Pramana


Lokasi: Tepian Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera

Dibangun: Abad ke-18 (sekitar tahun 1780) oleh Kesultanan Palembang

Benteng bersejarah peninggalan Kesultanan Palembang. Meski sekarang digunakan oleh TNI, area sekitarnya terbuka untuk umum dan jadi pusat kegiatan budaya dan festival.

2. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I

Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo atau Masjid Agung Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/ M Imam Pramana


Lokasi: Jl. Jend. Sudirman, dekat Ampera

Dibangun: Tahun 1738–1748

Salah satu masjid tertua dan terbesar di Palembang. Arsitekturnya memadukan gaya Melayu, Tionghoa, dan Timur Tengah. Tempat penting dalam sejarah Islam di Palembang.


3. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Riezko Bima Elko P


Lokasi: Dekat Jembatan Ampera, di dalam kompleks Benteng Kuto Besak

Museum yang menyimpan benda-benda peninggalan Kesultanan Palembang, arkeologi Sriwijaya, tekstil tradisional, dan sejarah kolonial.

4. Situs Kerajaan Sriwijaya (Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya)

Sejumlah pelajar melihat lebih dekat salah satu koleksi prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2020). ANTARA FOTO/Feny Selly



Lokasi: Karanganyar, Gandus, Palembang

Lokasi sisa-sisa pusat Kerajaan Sriwijaya abad ke-7. Taman ini menyimpan peninggalan kanal, prasasti, dan reruntuhan arkeologis yang menguatkan peran Palembang sebagai pusat maritim dan agama Buddha kuno.


5. Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera)

Festival Sriwijaya di Monpera Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/5/2025). ANTARA/M Imam Pramana


Lokasi: Depan Masjid Agung

Monumen dengan museum kecil di dalamnya, menampilkan dokumentasi perjuangan rakyat Palembang melawan penjajahan Belanda pada peristiwa 5 hari 5 malam (1947).

6. Kampung Kapitan

Salah Satu bangunan di cagar budaya Kampung Kapitan Kota Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Lokasi: Seberang Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera

Kampung tua Tionghoa yang dipimpin oleh Kapitan Cina pada masa kolonial. Rumah-rumah tua bergaya arsitektur kolonial Tionghoa masih berdiri kokoh dan bisa dikunjungi.




7. Prasasti Kedukan Bukit


Lokasi: Sekitar Sungai Musi, ditemukan di Bukit Siguntang

Prasasti tertua di Indonesia (tahun 682 M), menjadi bukti berdirinya Kerajaan Sriwijaya. Asli prasasti disimpan di Museum Nasional Jakarta, namun situsnya masih bisa dikunjungi.


8. Bukit Siguntang


Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani melakukan kunjungan ke objek wisata Taman Bukit Siguntang bersama pegiat sastra. (ANTARA/Yudi Abdullah/20)




Lokasi : Kecamatan Ilir Barat I, Palembang

Tempat ziarah dan sejarah yang diyakini sebagai pusat spiritual kerajaan Sriwijaya. Ada makam-makam tokoh bangsawan Melayu dan prasasti kuno di sekitar bukit.


9. Kampung Al-Munawar

Pengunjung bersantai di salah satu bagian di kawasan wisata syariah tempo dulu kampung Arab Al Munawar Palembang, Sumsel.
ANTARA/Feny Selly


Kawasan 13 Ulu, tepi Sungai Musi

Kampung Arab berusia ratusan tahun dengan rumah-rumah panggung kayu dan nuansa tradisi Islam Arab yang kental. Masih dihuni oleh keturunan Hadramaut.


Baca juga: Sebelas destinasi wisata unggulan Kota Palembang yang wajib dikunjungi


Baca juga: Sumsel targetkan datangkan 5.000 wisatawan mancanegara pada 2025



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026