Lima penyebab kekalahan telak PSG lawan Chelsea di final Piala Dunia Antarklub 2025

id chelsea,chelsea juara Piala Dunia Antarklub 2025,chelsea juara,chelsea kalahkan psg,psg kalah,Robert Snchez,Cole Palmer

Lima penyebab kekalahan telak PSG lawan Chelsea di final Piala Dunia Antarklub 2025

Pelatih PSG Luis Enrique. ANTARA/X PSG

PSG kekurangan di lini belakang, miskinnya rotasi pemain, serta mental yang runtuh ketika tekanan meningkat

Jakarta (ANTARA) - Chelsea menjadi juara Piala Dunia Antarklub FIFA setelah menghajar Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin dini hari WIB.

Pada pertandingan ini kemenangan Chelsea atas PSG hadir berkat gol dari Cole Palmer (2) dan Joao Pedro di babak pertama, demikian catatan FIFA.

Inilah faktor-faktor utama yang menyebabkan kekalahan telak PSG :



1. Dominasi taktis Chelsea sejak babak pertama


Pelatih Chelsea Enzo Maresca mengangkat Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 setelah mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final di di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (13/7/2025). (FIFA.com)

Chelsea mengusung strategi pressing tinggi dan transisi cepat di bawah pelatih Enzo Maresca. Tim ini berhasil meredam lini tengah PSG dan mendikte tempo permainan, yang membuat PSG tampak tak berdaya dan kehilangan penguasaan bola.



2. Penampilan gemilang Cole Palmer


Pesepak bola Chelsea Joao Pedro melakukan selebrasi usai timnya mengalahkan klub Brasil Fluminense dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 di MetLife Stadium, New Jersey, Selasa (8/7/2025) waktu setempat. Chelsea melaju ke final Piala Dunia Antarklub 2025 usai menang 2-0 dari Fluminense. ANTARA FOTO/Xinhua/Wu Xiaoling/sgd

Cole Palmer menjadi pemain paling menonjol: mencetak dua gol (menit ke22 & 30) dan menyodorkan assist untuk gol ketiga oleh João Pedro pada menit ke43.

Aksinya membelah pertahanan PSG menunjukkan kelemahan PSG dalam menjaga pemain mengandalkan pergerakan individu.



3. Kekurangan di dalam skuat PSG



Beberapa pemain PSG bereaksi seusai takluk dari Nice dengan skor 1-3 pada pekan ke-31 Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Paris, Jumat (25/4/2025). (ANTARA/AFP/Franck Ranck Fife.)

PSG mencatatkan absennya pemain-pemain kunci di lini belakang, termasuk Willian Pacho dan Lucas Hernandez. Pengganti seperti Lucas Beraldo tampil lemah dan gagal mengikuti intensitas tinggi Chelsea.

Kesalahan teknis dan keputusan buruk dari pemain sekelas Desire Doué juga memperburuk situasi.



4. Krisis mental dan frustrasi



Pemain bertahan Paris Saint-Germain (PSG) Lucas Beraldo berebut bola di udara dengan penyerang Real Madrid Kylian Mbappe (kanan) dalam pertandingan semifinal FIFA Club World Cup 2025 di stadion MetLife, New Jersey, AS, Rabu (9/7). PSG melaju ke final setelah menang 4-0. ANTARA FOTO/reuters/Vincent Carchetta/nz

PSG tampil di bawah performa, tidak mampu bangkit bahkan setelah jeda. Usaha frustrasi pemain puncak dengan insiden kartu merah ketika João Neves menarik rambut Marc Cucurella.



5. Penyelamatan krusial Robert Sánchez



Gelandang Chelsea Cole Palmer (kiri), kiper Chelsea Robert Sanchez (tengah) dan penyerang Paris Saint-Germain Desire Doue (kanan) berfoto memegang piala gelar individu Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (13/7/2025). (FIFA.com)

Kiper Chelsea, Robert Sánchez, menorehkan sejumlah penyelamatan krusial di babak kedua, menggagalkan upaya PSG dan memastikan clean sheet.

PSG kalah bukan hanya karena strategi Chelsea yang superior, tetapi juga karena kekurangan di lini belakang, miskinnya rotasi pemain, serta mental yang runtuh ketika tekanan meningkat.


Baca juga: Chelsea juara Piala Dunia Antarklub 2025, hajar PSG 3-0

Baca juga: Chelsea juarai Piala Dunia Antarklub 2025 berkat pelatih Enzo Maresca susun rencana hebat

Baca juga: Pelatih PSG Luis Enrique layangkan tangan kiri ke muka Joao Pedro, pasca laga final Piala Dunia Antarklub




Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.