"Raja Charles seharusnya dijadwalkan terlibat dalam empat aktivitas publik di Birmingham, dan beliau sangat menyesalkan tak bisa ikut serta dalam agenda tersebut kali ini," menurut pernyataan Istana.
Menurut BBC, Istana Buckingham tidak merinci efek samping apa yang dialami Raja Charles sehingga membuatnya harus dirawat.
Istana Buckingham untuk pertama kalinya mengumumkan diagnosis kanker yang diderita sang raja pada Februari 2024.
Meski demikian, Raja Charles sudah kembali melaksanakan agenda publiknya sejak akhir April sembari melanjutkan pengobatan kanker rutin setiap pekan.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Raja Charles III sempat dirawat akibat efek samping pengobatan kanker