Selain mengepung rumah penduduk, banjir juga merendam tiga unit fasilitas pendidikan dan menyebabkan keretakan pada jalan utama di Desa Ulak Lebar sepanjang 81 meter.
"Beruntung banjir tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, total estimasi kerugian akibat bencana alam kali ini mencapai Rp515.000.000," ujarnya.
Terkait bencana alam tersebut pihaknya telah memperpanjang status siaga darurat banjir dan tanah longsor hingga Maret 2025, sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin.
Dalam penetapan status tersebut pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
"Kami juga menyiagakan peralatan penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa," ujarnya.
135 rumah warga OKU terdampak banjir
Banjir saat merendam ruas jalan di permukiman penduduk Kota Baturaja Kabupaten OKU Sumel, Selasa (25/2/2025). ANTARA/Edo Purmana.
