Kurs rupiah merosot setelah rilis notulensi FOMC AS

id Rupiah merosot,Kurs rupiah,FOMC,Nilai tukar rupiah,berita palembang, berita sumsel

Kurs rupiah merosot setelah rilis notulensi FOMC AS

Ilustrasi - Petugas menghitung uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, KCU Melawai, Jakarta, Selasa (16/8/2022). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc/pri.)

Jakarta (ANTARA) -
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan Kamis merosot menjadi Rp15.655 per dolar AS setelah rilis notulensi Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat (AS) Januari 2024.
 
Notulensi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas anggota tetap bank sentral AS atau The Fed berhati-hati mengenai waktu penurunan suku bunga kebijakan AS atau Fed Funds Rate (FFR).
 
"Rupiah dibuka melemah seiring dengan meningkatnya ketidakpastian global akibat beragamnya sentimen pasar AS," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
 
Kurs rupiah dibuka tergelincir 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp15.655 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.635 per dolar AS.
 
Anggota FOMC setuju bahwa tingkat suku bunga kebijakan telah mencapai puncaknya, namun mereka khawatir mengenai konsekuensi dari penurunan suku bunga yang terlalu cepat.
 
"Kekhawatiran ini bertepatan dengan data inflasi di level konsumen dan produsen yang jauh lebih tinggi dari perkiraan, serta laporan ketenagakerjaan yang cenderung solid," ujar Josua.