Bupati OKU dukung pembangunan akses tol

id Jalur tol, exit tol, empat kabupaten, Kementerian PU, Kabupaten Way Kanan, Pemkab OKU

Bupati OKU dukung pembangunan akses tol

Ilustrasi jalur tol. (ANTARA/HO/22)

Baturaja (ANTARA) - Pelaksana Harian Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Teddy Meilwansyah mendukung usulan pembangunan akses tol yang menghubungkan kabupaten setempat dengan kabupaten sekitar, utamanya Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

“Tentu kami menyambut baik gagasan dari Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, untuk mengusulkan secara bersama-sama exit tol ke kementerian PU," kata Pelaksana Harian Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah di Baturaja, Minggu.

Teddy menjelaskan, pembangunan exit tol ini sudah lama menjadi keinginan pemerintah daerah agar jalur tol bisa diakses dengan mudah oleh warga Kabupaten OKU.

Untuk itu, pihaknya siap bergotong royong dengan kabupaten tetangga lainnya seperti OKU Timur, OKU Selatan dan Kabupaten Way Kanan sehingga akses tol bisa dijangkau dengan mudah dan bisa memajukan perekonomian warga di wilayah itu.

"Pemkab OKU siap bergotong royong mengusulkan akses tol atau pintu gerbang tol ke pemerintah pusat sehingga dapat menghubungkan empat kabupaten ini dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, sebelumnya mengatakan pihaknya sangat berharap peran dan bantuan tiga kabupaten lainnya untuk bersama-sama mengusulkan pembangunan jalur tol ke pemerintah pusat.

"Sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab OKU Timur dan OKU Selatan. Alhamdulillah inisiasi pembangunan jalur tol ini mereka setujui," ujar dia.

Menurut dia, ada beberapa opsi akses tol yang dapat dibangun. Pertama, dari Tegineneng Lampung menuju Bukit Kemuning, Waykanan, Martapura dan Bandara Gatot Subroto .

"Kemudian opsi kedua, jalur tol dibuka dari Way Kenanga atau Belitang dan Martapura serta Way Kanan. Untuk pintu tol nantinya bisa di Way Kanan ataupun Martapura. Yang penting kita terintegrasi dengan tol ini," ujar dia.

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.