22.500 calon mahasiswa ikuti SBMPTN Unsri

id Unsri,SBMPTN,Rektor Unsri,Info Sumsel,Berita Sumsel,Info Palembang

22.500 calon mahasiswa ikuti SBMPTN Unsri

Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diikuti 22.500 peserta tersebar 54 lokasi di Palembang, Selasa (8/5/18).

Pendaftaran SBMPTN 2018 mencapai 22.500 orang. 180 orang diantaranya mengikuti SBMPTN berbasis komputer karena memang keterbatasan unit komputer yang memadai

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diikuti 22.500 peserta tersebar 54 lokasi di Palembang, Selasa.

"Pendaftaran SBMPTN 2018 mencapai 22.500 orang. 180 orang diantaranya mengikuti SBMPTN berbasis komputer karena memang keterbatasan unit komputer yang memadai," kata Ketua Panitia SBMPTN Unsri Zainuddin Nawawi saat mendampingi Rektor Unsri Anis Saggaff dan Panitia Pusat SBMPTN Badrus Zaman.

Sementara itu Rektor Unsri Anis Saggaff mengatakan peluang masuk perguruan tinggi negeri sangat besar apalagi untuk beberapa fakultas favorit seperti Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik.

Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diikuti 22.500 peserta tersebar 54 lokasi di Palembang, Selasa (8/5/18). (ANTARA News Sumsel/Deny Wahyudi/Erwin Matondang/18)

Panitia Pusat SBMPTN Badrus Zaman yang hadir memantau penyelenggaraan mengaku SBMPTN hari ini dinilainya berjalan lancar dan sesuai prosedur.

SBMPTN hanya digelar hari ini dan pihak panitia akan menggelar ujian keterampilan bagi peserta yang memilih program studi tertentu pada 9 - 11 Mei 2018.

22.500 peserta yang bertarung memperebutkan bangku kuliah di Unsri dapat mengetahui pengumuman hasil SBMPTN pada 3 Juli 2018 pukul 17.00 WIB melalui situs https://reg.unsri.ac.id/ atau http://pengumuman.sbmptn.ac.id.

Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.