Pembangunan jembatan musi IV Palembang masih terkendala

id Jembatan Musi IV,Ucok Hidayat,kendala pembangunan musi IV,Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga,berita palembang,berita sumsel,jembatan musi IV,jembatan mus

Aktivitas pembangunan proyek jembatan musi IV Palembang 14 Ulu Palembang. (ANTARA Sumsel/Feny Selly/17)

Palembang (Antaranews Sumsel) - Pembangunan Jembatan Musi IV di Seberang Ulu, Kota Palembang, Sumatera Selatan masih terkendala ketersediaan lahan dan dana sehingga target mulai dikerjakan tahun 2018 dipastikan akan molor.

"Pembangunan Jembatan Musi IV ini kendala terbesar yakni dana. Kas di Pemprov Sumsel tidak ada anggarannya tahun 2018," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel Ucok Hidayat, di Palembang, Rabu.

Ia mengatakan untuk pembebasan lahan pada 2017 sudah dilakukan sesuai dengan anggaran yang tersedia, yakni Jembatan Musi IV senilai Rp10 miliar, dan Jembatan Musi VI sebanyak Rp63 miliar.

"Kebutuhan untuk pembebasan lahan itu memang cukup besar. Untuk Jembatan Musi IV saja membutuhkan anggaran Rp190 miliar hingga Rp200 miliar, dan Jembatan Musi VI membutuhkan anggaran Rp72 miliar. Keduanya merupakan anggaran untuk membuat akses jalan dari jembatan tersebut," ujar Ucok.

Ia menjelaskan semula pemprov setempat menyanggupi untuk mengganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Musi IV. Hanya saja, pada saat penetapan anggaran, tidak ada anggarannya untuk pembebasan lahan pada tahun 2018 ini.

"Prioritas anggaran PUBM-TR tahun ini untuk kawasan Jakabaring dan pembangunan Jembatan Musi VI. Dalam APBD murni memang tidak ada anggarannya, tapi akan kami upayakan dalam APBD-P untuk pembebasan lahan Jembatan Musi VI yang tersisa Rp9 miliar," kata dia pula.

Menurutnya, untuk pembebasan lahan pembangunan Jembatan Musi IV dinilai cukup berat jika dianggarkan dari provinsi. Untuk itu, pemprov meminta kepada pemerintah pusat dapat membantu menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan tersebut.

"Sumsel memang membutuhkan adanya tambahan jembatan. Harapannya pemerintah pusat dapat membantu untuk ini," ujar dia pula.

Ketua PPK Pembebasan Lahan Dinas PUBM-TR Sumsel Hilmansyah mengatakan pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Musi IV ini tergolong tinggi, mengingat rumah-rumah warga yang harus diganti rugi tergolong rumah kelas menengah ke atas.

Keadaan ini berbeda dengan pembangunan Jembatan Musi VI untuk pembebasan lahannya dari Jalan Faqih Usman dan Jalan Wahid Hasyim sepanjang 700 meter.
(T.D019/B014)
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar