Aspek khawatir tenaga kerja terus berkurang

id aspek indonesia, pekerja, serikat pekerja, mirah sumirat, wawan erfianto

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat (Aspekindonesia.org)

....Sekarang ini sistem pembayaran non-tunai semakin maksimal dilaksanakan, dan itu nanti bisa berdampak terhadap pengurangan tenaga kerja....
 Palembang  (ANTARA Sumsel) - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mengkhawatirkan tenaga kerja akan terus berkurang akibat adanya perubahan    sistem termasuk pembayaran berbagai fasilitas.

 "Sekarang ini sistem pembayaran non-tunai semakin maksimal dilaksanakan, dan itu nanti bisa berdampak terhadap pengurangan tenaga kerja," kata Presiden Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pekerja Indonesia Mirah Sumirat saat rapat pembentukan Aspek Indonesia di Palembang, Sabtu.

Bahkan, lanjut dia, pembayaran tol non tunai pun juga sudah diberlakukan.  Jadi kemungkinan akan terjadi pengurangan tenaga kerja akibat adanya perubahan sistem atau mesinisasi itu.

Oleh karena itu serikat pekerja cukup penting dalam hal ini terutama untuk mendapatkan isu-isu yang sedang berkembang di bidang pekerjaan, ujar dia.

Dia mengatakan, hal-hal seperti itu serikat pekerja harus segera  mengantisipasinya terutama bila terjadi pemutusan hubungan kerja secara sepihak, termasuk  memperjuangan kesejahteraan pekerja.

Sementara Hubungan Industrial Aspek Indonesia Wawan Erfianto mengatakan, organisasi serikat pekerja juga akan terus memperjuangkan masalah keadilan bagi pekerja.

 "Apalagi sering ditemukan gaji karyawan tidak sebanding dengan apa yang dikerjakan sehingga kehadiran Aspek di daerah-daerah  cukup penting," kata dia,  sebab itu Dewan Pimpinan Wilayah Aspek Indonesia perlu dibentuk termasuk Sumsel.

 Sumsel memiliki potensi cukup baik sehingga para pekerjanya perlu wadah, tambah dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar