Mengenal Lebih Dekat KTA dan Kartu Kredit Keuangan

id kartu kredit, kta, kredit tanpa agunan, bank, perbankan

Mengenal Lebih Dekat KTA dan Kartu Kredit Keuangan

Kartu Kredit (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Berutang tentu tidak ada salahnya, terutama apabila anda memang benar-benar sedang membutuhkannya. Bagi anda yang tengah memulai usaha, misalnya, berutang sebagai modal sah-sah saja dilakukan.

Namun, dalam berutang perlu dipastikan juga bahwa anda akan mampu melunasinya pada saat jatuh tempo yang telah ditetapkan sebelumnya.

Bagaimana jika anda hendak mengajukan kredit ke bank untuk tujuan lain selain usaha? Saat tiba kondisi seperti ini biasanya akan muncul dua opsi, yaitu Kredit Tanpa Agunan atau disingkat KTA dan kartu kredit.

Keduanya tentu berbeda dan memiliki karakteristik serta kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Jika anda masih bingung menentukan salah satu di antara keduanya, penjelasan di bawah ini diharapkan dapat membantu.

Kartu kredit dan fungsinya

Kartu kredit sendiri memiliki fungsi sebagai alat pembayaran. Apabila anda tengah berada di supermarket dan tidak membawa uang cash, misalnya, anda tetap bisa membayar belanjaan dengan menggunakan kartu kredit dengan cara digesek.

Setelah sebulan, akan tiba masanya membayar semua transaksi lewat kartu kredit tersebut. Jika anda tidak bisa melunasinya secara penuh, maka anda akan dikenakan bunga sebesar 2,95 persen. Kelebihan dari kartu kredit adalah hanya perlu sekali apply lalu bisa langsung menggunakannya.

Kartu kredit juga sering memberi imbalan dalam bentuk poin yang bisa ditukarkan dengan barang atau imbalan lainnya, seperti cashback alias uang tunai.

KTA dan konsekuensinya
Sementara untuk KTA adalah pinjaman yang bisa diajukan ke bank tanpa dikenai agunan atau jaminan. Namun, karena tidak ada jaminan, bunga yang diberikan biasanya berjumlah besar. Biasanya KTA lebih umum dipakai untuk membiayai hal-hal yang bersifat produktif, seperti tambahan modal usaha atau renovasi rumah.

Pemakaian KTA untuk hal-hal konsumtif semisal membeli peralatan elektronik juga bisa dilakukan. Yang terpenting adalah anda bisa membayar cicilannya sampai lunas dan mengerti tentang konsekuensinya. Berbeda dengan kartu kredit, KTA memiliki tenor alias masa pinjaman.

Karena ada tenor ini maka KTA harus dilunasi dalam masa waktu tersebut. Untuk proses apply sendiri memakan waktu antara dua sampai empat minggu. Namun demikian perlu diingat bahwa tidak semua pengajuan KTA maupun kartu kredit disetujui bank.

Beberapa pertimbangan alasan bank menolak pengajuan kredit nasabahnya bisa anda pelajari berikut ini:

1. Cermati beberapa penyebab KTA ditolak Bank
Beberapa hal yang paling umum dan sepele berikut ini sebagai penghalang dalam membuka KTA, namun kurang diperhatikan oleh calon peminjam dana.

2. Indikasi fraud dengan modifikasi dokumen

Bank punya segala macam cara untuk deteksi dokumen dan fraud nasabahnya karena hal ini merupakan hal yang paling berpengaruh besar terjadinya penolakan saat membuka KTA.

Mungkin terkesan sepele dan terkadang banyak calon peminjam dana kurang memperhatikan mengenai hal ini. Hal-hal yang termasuk dalam fraud yang paling sering terjadi misalnya saja pemalsuan data dan informasi dari calon peminjam dana serta dokumen yang dikumpulkan sebagai syarat dari calon peminjam dana.

Bentuk lainnya misalnya dalam hal dokumen yang seringkali membuat pinjaman ditolak adalah kurang jelasnya dokumen sebagai syarat awal untuk meminjam. Banyak kasus dokumen-dokumen foto copy yang dilampirkan kurang jelas, bisa saja memang kualitas foto copy kurang bagus atau disengaja.

Paling umum terjadi adalah foto copy dari kartu identitas yang kurang terlihat jelas foto atau nomor identitas serta alamat di kartu identitas. Pastikan bahwa sebelum anda mengajukan KTA, harap diperhatikan hal-hal ini sebagai awal dimudahkannya permohonan pinjaman anda.

3. Riwayat kredit jelek

Data ini terekam dalam database Bank Indonesia dimana penunggakan pembayaran cicilan kredit sudah pasti akan menjadi penghalang bagi anda yang ingin mengajukan KTA. Jika anda selama 2 bulan berturut-turut menunggak dalam pembayaran kredit tersebut, maka anda sudah menjadikan history kredit anda sendiri buruk.

Di data based BI ada beberapa kategori menunggak jika ha ini berlanjut maka nama anda akan tercatat dalam catatan hitam atau "blacklist", sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengubah status bad credit anda, meskipun masalah tersebut telah selesai.

4. Kegagalan saat verifikasi data karena berbagai sebab

Semua pengajuan kredit pasti akan dilakukan verifikasi, dan kegagalan verifikasi yang dimaksud di sini adalah saat pihak bank tidak bisa mendapatkan informasi sesuai yang tertera di dalam form aplikasi yang anda ajukan.

Informasi tersebut yang dimaksud meliputi: data pribadi, pendapatan, dan data kerabat dekat. Biasanya hal ini mungkin terjadi saat anda dihubungi oleh pihak bank, anda tidak menjawab panggilan telepon.
Masalah pendapatan juga penting dalam hal pengajuan KTA yang akan jadi bahan pertimbangan bank.

Hak yang paling sering terkait pendapatan adalah bank akan menghubungi bagian keuangan atau HRD dari kantor anda untuk dimintai konfirmasi mengenai status dan pendapatan Anda di perusahaan tempat Anda bekerja.

Jangan sampai pihak bank sulit mendapatkan informasi tersebut, karena akan berpotensi kemungkinan pinjaman Anda akan ditolak. Selain dengan perusahaan tempat anda bekerja, bank juga akan menghubungi kerabat anda dan jangan sampai bank mendapatkan kesulitan untuk menghubungi kerabat dekat anda.

Maka dari itu, disarankan untuk mencantumkan lebih dari satu nomor telepon kerabat Anda. Selain itu Beberapa bank seperti Bank BCA hanya memberikan fasilitas peminjaman tanpa agunan (KTA BCA) yang khususnya diperuntukan untuk karyawan yang menyalurkan sistem penggajiannya lewat BCA (payroll BCA). Beberapa bank lain seperti Bank Permata dan Bank CIMB Niaga memiliki produk yang sama.

Jika ditilik dari karakteristiknya, maka bisa diambil kesimpulan bahwa sebaiknya anda menggunakan kartu kredit jika membutuhkan dana dalam waktu cepat dan segera. Kartu kredit juga sebaiknya lebih dipakai apabila jumlah uang yang anda butuhkan masih tersedia dalam limit kartu kredit dan anda yakin masih bisa melunasi tagihan dalam waktu dekat.

Sementara kredit tanpa agunan dapat digunakan apabila anda membutuhkan uang dalam jumlah lebih besar daripada limit kartu kredit pada umumnya. KTA juga bisa digunakan jika uang yang anda butuhkan tidak harus tersedia saat ini juga dan anda mau membayar pinjamannya dalam jangka waktu yang panjang.

Untuk inilah anda harus cermat dalam merencanakan keuangan. Pisahkan antara kebutuhan mendesak yang harus secepatnya dipenuhi dengan kebutuhan yang sifatnya tidak terlalu mendesak dan bisa dipenuhi nanti.

Susun skala prioritas supaya anda bisa dengan mudah menetapkan pengeluaran mana yang paling penting. Biaya-biaya untuk kebutuhan masa depan seperti membeli kendaraan atau rumah akan lebih cocok menggunakan KTA.

Sementara kebutuhan harian seperti berbelanja di supermarket atau membeli baju baru akan lebih baik jika menggunakan kartu kredit saja. Jangan sampai anda terkena masalah keuangan secara mendadak sebagai akibat dari persiapan keuangan yang tidak tepat seperti salah menentukan antara menggunakan KTA atau kartu kredit. (Adv/I016)


Editor: Pemasaran
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.