Pulau Enggano akan di bangun jalan lingkar

id enggano

Pulau Enggano akan di bangun jalan lingkar

Pulau Enggano Bengkulu (Foto maps.google.com)

Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Jalan lingkar sepanjang 52 kilometer akan dibangun di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, mulai 2013.

"Sedangkan jalan poros yang menghubungkan antara desa dan kecamatan yang ada sekarang ini seluruhnya sepanjang 42 kilomter," kata Kepala Dinas PU Provinsi Bengkulu Azwar Boerhan di Bengkulu, Selasa.

Dia mengatakan pihaknya mengupayakan anggaran dari pusat untuk membangun jalan lingkar pulau terpencil itu, sehingga dapat mengamankan kawasan hutan lindung dan hutan cagar alam.

Pembangunan jalan di Pulau Enggano akan memakan dana yang cukup besar karena seluruh materialnya didatangkan dari Kota Bengkulu, berupa batu pasir, batu pecah hingga aspal.

Ia mengatakan, selama ini pengamanan kawasan di Enggano itu hanya menggunakan kapal motor mengelilingi pulau tersebut dan sering terkendala gelombang besar.

Bila sudah ada jalan lingkar, maka pengawasan dan pengamanan di pulau itu dapat terjaga dengan baik, terutama perambahan hutan dan pencurian kayu melalui angkutan laut.

Selain itu, untuk pengamanan sapi dan kerbau liar yang jumlahnya cukup banyak di pulau tersebut termasuk satwa langka lainnya seperti burung beo dan burung enggang Enggano.

Sedangkan jalan Kahyapu-Malakoni hingga Desa Banjarsari sepanjang 42 kilometer itu konsturksinya saat ini sebagian besar berkoral dan aspal tipis.

Pada 2013 juga ditingkatkan menjadi jalan aspal meskipun bertahap dengan dana sebesar Rp35 miliar, poros jalan itu juga akan memperlancar akses ke pelabuhan udara di Desa Banjarsari, ujarnya.

Rusdi Kauno seorang warga Enggano sangat mengharapkan pembangunan jalan lingkar dan peningkatan jalan poros menghubungkan pelabuhan laut Kahyapu dengan lapangan terbang di Desa Banjarsari.

"Selama ini jalan itu merupakan jalan tanah dan sempat terbengkalai cukup lama akibat tertimbun tanah longsor, namun setelah ada program Tentara Masuk Desa (TMD) beberapa tahun lalu jalan itu kembali terbuka," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Awi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.