Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Pusri Palembang berencana menambah satu unit kapal untuk mengangkut pupuk ke luar Sungai Musi, menyusul semakin dangkalnya sungai kebanggaan "wong" Palembang tersebut.
"Kalau dulu kapal kita dengan kapasitas 8.500 ton bisa masuk membawa pupuk, sekarang 6.000 ton harus menunggu air pasang," kata Direktur SDM dan Umum PT Pupuk Pusri Palembang M Romli HM di Palembang, Senin.
Menurut dia, sehubungan dengan hal itu upaya dilakukan pihaknya investasi kapal yang tidak perlu kedalaman air 10 meter, tetapi 5-6 meter saja.
"Itu yang sedang kita bangun, nama kapalnya Urea Bak, sekarang dalam proses pembuatan," katanya.
Ia mengatakan, diperkirakan pada 2013 sudah selesai dan kapal itu dibeli dari luar negeri.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama ini pembelian kapal itu satu unit dahulu dengan kapasitas 6.000 sampai 8.000 ton, ujarnya.
Jadi, satu unit dulu, rencananya sebanyak tiga unit kapal dan diharapkan pada akhir 2013 sudah beroperasi.
Ia menuturkan, pada akhir 2013 diperkirakan kapal tersebut sudah bisa beroperasi dan dapat ke luar dari Sungai Musi dengan rute dalam negeri yakni berlayar ke Belawan, Lampung, Semarang dan lainnya.
Sekarang ini PT Pusri Palembang telah memiliki tujuh unit kapal dengan kapasitas per kapal 8.500 ton dan nantinya akan tetap dioperasikan, jelasnya.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Sumatera Selatan Budiarto Marsul mengharapkan perusahaan pupuk itu tetap beraktivitas di Palembang dan menyambut baik rencana membeli kapal untuk menggangkut pupuk urea dari Sungai Musi dalam ukuran kecil.
Pemerintah harus memikirkan jalur Sungai Musi ini dengan melakukan pengerukan supaya tidak terjadi pendangkalan, tutur wakil rakyat tersebut.(Susi)
