Polisi amankan empat orang dalam pengrusakan gelper
Selasa, 19 November 2024 12:44 WIB
Lokasi yang diduga tempat gelper beroperasi hancur diamuk massa. (ANTARA/Annisa Firdausi)
Pekanbaru (ANTARA) - Kepolisian Daerah Riau dan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam pengrusakan dan bentrok di gelanggang permainan (gelper) berkedok cucian mobil di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Senin (18/11).
Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto saat dikonfirmasi menyebutkan hingga saat ini Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Polda Riau telah memeriksa 11 saksi. Mereka terdiri dari petugas keamanan setempat, masyarakat dan penyewa tempat tersebut.
"Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan mengejar orang-orang yang terlibat dalam kejadian ini. Nanti akan kita update perkembangannya. Kami tegaskan," katanya di Pekanbaru, Selasa.
Terkait penyebab kericuhan, hingga kini hal itu masih didalami pihak kepolisian. Namun, ia memastikan tak ada tempat di Riau bagi orang yang melakukan tindak pidana.
Menurutnya, sesuai dengan pemberitahuan yang disampaikan oleh Organisasi Masyarakat Pekat IB bahwa mereka akan melakukan unjuk rasa di PT PHR. Namun entah kenapa tiba-tiba berubah menjadi melakukan pengrusakan di tempat cuci mobil.
"Akibat kejadian ini satu orang mengalami luka dan saat ini tengah dilakukan visum," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyebutkan saat ini tengah melakukan pendalaman dan akan melakukan penegakan hukum terhadap mereka yang melakukan pengrusakan ini. Namun dikatakannya bentrok awalnya lantaran keselisihpahaman antarindividu.
Berdasarkan pantauan, di lantai dua bangunan ini terdapat alat permainan yang juga turut menjadi sasaran amarah para massa yang mengamuk.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto saat dikonfirmasi menyebutkan hingga saat ini Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Polda Riau telah memeriksa 11 saksi. Mereka terdiri dari petugas keamanan setempat, masyarakat dan penyewa tempat tersebut.
"Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan mengejar orang-orang yang terlibat dalam kejadian ini. Nanti akan kita update perkembangannya. Kami tegaskan," katanya di Pekanbaru, Selasa.
Terkait penyebab kericuhan, hingga kini hal itu masih didalami pihak kepolisian. Namun, ia memastikan tak ada tempat di Riau bagi orang yang melakukan tindak pidana.
Menurutnya, sesuai dengan pemberitahuan yang disampaikan oleh Organisasi Masyarakat Pekat IB bahwa mereka akan melakukan unjuk rasa di PT PHR. Namun entah kenapa tiba-tiba berubah menjadi melakukan pengrusakan di tempat cuci mobil.
"Akibat kejadian ini satu orang mengalami luka dan saat ini tengah dilakukan visum," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyebutkan saat ini tengah melakukan pendalaman dan akan melakukan penegakan hukum terhadap mereka yang melakukan pengrusakan ini. Namun dikatakannya bentrok awalnya lantaran keselisihpahaman antarindividu.
Berdasarkan pantauan, di lantai dua bangunan ini terdapat alat permainan yang juga turut menjadi sasaran amarah para massa yang mengamuk.
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Annisa Firdausi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
"Kilang kayu" di Pekanbaru terbakar, Puslabfor Polda Riau turunkan tim
04 January 2025 10:16 WIB, 2025
Sopir penabrak yang tewaskan tiga orang di Pekanbaru, sebelumnya konsumsi sabu di Palembang
01 January 2025 19:06 WIB, 2025
Perahu bocor di laut empat nelayan terapung di Laut Panipahan Rohil, satu tewas
04 November 2024 12:59 WIB, 2024
Seorang diri dibantu 'Si Melon", seorang pria bobol toko HP hingga rugikan Rp500 juta
22 March 2024 2:05 WIB, 2024