Honor LO ISG belum dibayar
Senin, 7 Oktober 2013 16:00 WIB
Petugas pemandu lapangan ISG (Foto Antarasumsel.com/13/Arina Suwanto)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Panitia pelaksana perhelatan olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games" membenarkan belum membayar honor petugas pemandu lapangan.
"Honor liaison officer (LO) belum dibayar itu memang benar adanya. Hal ini perlu ditegaskan agar tidak terjadi kesimpangsiuran mengingat masalah uang terbilang sangat sensitif," kata Wakil Ketua Deputi II bidang Sumber Daya Manusia Panitia Pelaksana Islamic Solidarity Games III (InaISGOC) Dhenie Zainal di Palembang, Senin.
Ia meminta ratusan LO yang dilibatkan pada ajang olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam itu tidak resah, mengingat panitia pelaksana telah mengalokasikan dana untuk pembayaran honor tersebut.
Hanya saja, proses pencairan dana tersebut sedikit terhambat, mengingat panitia harus berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya.
"Saat ini sudah proses pengajuan dan diharapkan para LO bersabar. Jika sudah dicairkan maka akan segera dibagikan atau tidak akan ditahan-tahan," ujarnya.
Ia menambahkan, dana untuk honor LO mengalami pembengkakan signifikan seiring dengan penambahan negara peserta dari 25 menjadi 46 negara.
Penambahan peserta membuat total LO yang awalnya diproyeksi berjumlah 180 orang menjadi 470 orang.
Para petugas lapangan itu pada umumnya direkrut dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Palembang dengan kemahiran berbahasa Arab, Inggris, dan Prancis bertugas dari 22 September-1 Oktober 2013.
"Selain honor, yang jelas LO juga menanyakan jumlahnya. Mengenai hal itu, tidak bisa saya sebutkan, tapi yang jelas akan sesuai," ujarnya.
Sebanyak 46 negara terdiri atas 1.677 orang atlet dan 599 orang ofisial terlibat dalam perhelatan olahraga multievent ini, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, Suriah, Tajikistan, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA).
Kemudian, Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, Chad, Komoro, Sierra Lione, dan Mali.
Pelaksanaan ISG III resmi ditutup oleh Menpora Roy Suryo di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 1 Oktober 2013.
"Honor liaison officer (LO) belum dibayar itu memang benar adanya. Hal ini perlu ditegaskan agar tidak terjadi kesimpangsiuran mengingat masalah uang terbilang sangat sensitif," kata Wakil Ketua Deputi II bidang Sumber Daya Manusia Panitia Pelaksana Islamic Solidarity Games III (InaISGOC) Dhenie Zainal di Palembang, Senin.
Ia meminta ratusan LO yang dilibatkan pada ajang olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam itu tidak resah, mengingat panitia pelaksana telah mengalokasikan dana untuk pembayaran honor tersebut.
Hanya saja, proses pencairan dana tersebut sedikit terhambat, mengingat panitia harus berkoordinasi dengan bidang-bidang lainnya.
"Saat ini sudah proses pengajuan dan diharapkan para LO bersabar. Jika sudah dicairkan maka akan segera dibagikan atau tidak akan ditahan-tahan," ujarnya.
Ia menambahkan, dana untuk honor LO mengalami pembengkakan signifikan seiring dengan penambahan negara peserta dari 25 menjadi 46 negara.
Penambahan peserta membuat total LO yang awalnya diproyeksi berjumlah 180 orang menjadi 470 orang.
Para petugas lapangan itu pada umumnya direkrut dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Palembang dengan kemahiran berbahasa Arab, Inggris, dan Prancis bertugas dari 22 September-1 Oktober 2013.
"Selain honor, yang jelas LO juga menanyakan jumlahnya. Mengenai hal itu, tidak bisa saya sebutkan, tapi yang jelas akan sesuai," ujarnya.
Sebanyak 46 negara terdiri atas 1.677 orang atlet dan 599 orang ofisial terlibat dalam perhelatan olahraga multievent ini, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, Suriah, Tajikistan, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA).
Kemudian, Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, Chad, Komoro, Sierra Lione, dan Mali.
Pelaksanaan ISG III resmi ditutup oleh Menpora Roy Suryo di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 1 Oktober 2013.
Pewarta : Oleh: Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Guru Supriyani dapat tambahan dukungan dari mahasiswa saat jalani sidang di PN Andoolo
28 October 2024 11:37 WIB, 2024
Belum genap 2 tahun honor, kelulusan dua PPPK asal Banyuasin dibatalkan
10 January 2024 10:37 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Jalan penghubung antardesa Sosoh Buay Rayap di OKU nyaris putus akibat longsor
02 April 2026 21:56 WIB
Berdayakan ekonomi inklusif, Kemensos beri modal usaha bagi disabilitas di OKU
01 April 2026 20:45 WIB
Pemkab OKU Selatan dirikan dapur umum untuk korban banjir di Desa Simpang Sender
01 April 2026 20:43 WIB
Polres beri bantuan perlengkapan sekolah korban kebakaran di Pemulutan Ogan Ilir
01 April 2026 19:33 WIB