Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel tekan penularan campak melalui imunisasi ulang

Kamis, 2 April 2026 21:57 WIB
Image Print
Kantor Dinas Kesehatan Sumatera Selatan. ANTARA/Yudi Abdullah

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan program imunisasi ulang atau Outbreak Response Immunization (ORI) sebagai upaya untuk menekan penularan penyakit campak yang akhir-akhir ini kasusnya meningkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel Ira Primadesa Ogatiyah di Palembang, Kamis, mengatakan program ORI itu sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dilaksanakan secara bertahap sejak 10 Maret 2026.

Menurut dia, kegiatan pelayanan imunisasi ulang itu diberikan kepada balita tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.

Pelaksanaan ORI tersebut difokuskan di empat daerah, yakni Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Sementara kabupaten dan kota lainnya didorong mengoptimalkan pelayanan imunisasi bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

Selain imunisasi ulang, pihaknya mengimbau kepada masyarakat di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat agar segera melengkapi vaksinasi anak mereka.

Melalui upaya tersebut diharapkan dapat ditekan angka kasus campak di wilayah Sumsel yang dalam setahun terakhir tercatat cukup banyak.

Dia menjelaskan berdasarkan data, selama tahun 2025 hingga saat ini, tercatat 1.243 kasus suspek campak dengan 184 kasus terkonfirmasi positif
penyakit menular itu.

"Melalui upaya tersebut diharapkan dapat dicegah penularan campak dan kasus penyakit tersebut bisa ditekan seminimal mungkin hingga nol kasus," ucap Ira.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026